Apa yang ada dibenakmu ketika pertama kali mendengar kata “hujan”? Pikiranmu menganalogikan sesuatu yang positif, atau malah sebaliknya?
Curah hujan di awal tahun 2020 ini memang cukup tinggi. Nah karena air yang turun dari langit yang biasa kita sebut dengan hujan itu tak punya tempat untuk bermuara, maka tak jarang walaupun hujan sebentar dan bukan dengan volume yang tinggi, tapi berhasil menciptakan genangan di beberapa ruas jalan. Genangan loh ya, bukan kenangan :)
Kalo dengan waktu yang sebentar dan volume yang rendah aja sudah bisa menciptakan genangan, lalu bagaimana jika waktunya lama dan dengan volume yang tinggi? Sudah pasti banjir. Kenapa banjir? Ya karena itu tadi, air nya itu tidak memiliki tempat untuk mereka meresap. Tanah yang seharusnya menjadi media sang air, berubah menjadi gedung-gedung nan tinggi. Banyak juga ulah-ulah manusia yang bandel dan kurang pedulinya dengan alam. Padahal ketika Allah menciptakan manusia, Allah sudah mempercayakannya untuk dijadikan khalifah di muka bumi ini. Eh malah kita gak amanah. Astaghfirullah..
Nah, kalau udah banjir ini yang menjadi inti tentang hujan. Hayo siapa yang suka menyalahkan orang lain, bahkan suudzon sama Allah? Naudzubillah min dzalik.. semoga kita dijauhkan ya dari rasa-rasa buruk seperti itu.
Padahal Allah udah bilang di Surat Qaf ayat 9:
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا فَأَنْبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ
“Dan dari langit Kami turunkan air yang memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen”
MasyaaAllah... baik dan sayang banget Allah tuh sama kita sebagai hamba-Nya. Diturunkannya air dari langit ke bumi untuk memberi kita keberkahan, bahkan gak cuma manusia yang merasakannya, tetapi pepohonan juga.
Fa bi’ayyi aalaaa’i robbikumaa tukazzibaan?
Gak akan kehitung nikmat-nikmat Allah yang kita terima.
Guruku pernah berkata: Hujan itu jadi momentum atau jembatan untuk semakin yakin dan dekat sama Allah. Kenapa? Baca lagi QS Qaf:9, hujan merupakan keberkahan yang Allah berikan. Makanya salah satu do’a yang mustajab itu ketika hujan. Kamu bisa sebebasnya berdo’a, manfaatin deh supaya do’a dan harapan kita bisa dilancarin dan di acc sama Allah. Eh tapi jangan lupa dulu baca do’a pas hujan ya: “Allahuma shoyyiban nafi’an”
Hujan itu selain keberkahan, juga merupakan kasih sayang Allah terhadap kita loh. Makanya pas hujan, jangan ngedumel, ngomel-ngomel, maki-maki, nyalahin, ngegerutu, atau malah mengutuk hujan. Jangan ya.. Jangan jadi manusia yang hatinya penuh dengan kebencian. Kalau hujan turun, patutnya kita berbahagia menyambutnya. Ucapkan “rohmah”/”rahmah” = rahmat.
Ada cerita nih. Suatu hari Rasulullah lagi berjalan bersama seorang sahabat lalu hujan turun. Rasulullah tak lantas bergegas meninggalkan jalanan untuk berteduh, melainkan beliau tetap diam dan malah membuka sedikit pakaiannya (yang bukan aurat) sehingga air hujan itu bisa langsung bersentuhan dengan kulitnya. MasyaaAllah. Saking Rasulullah sadar betul dan tidak ingin menyia-nyiakan air yang berkah itu. Nah sebelum tau cerita ini, kita juga suka mandi hujan kan? Relate banget ya sama apa yang Rasulullah lakukan.
Nah karena udah tau banyak banget manfaat-manfaat yang ada di air hujan itu, yuk belajar berprasangka baik dengan Allah. Ubah keadaan yang menurut kamu buruk, menjadi baik-baik aja karena kamu punya Allah. Hasbunallah wa ni’mal wakiil, ni’mal maulaa wa ni’man nashiir.
Semangat menjadi baik duhai teman baik :)
#tulisanadia - Jan 26, 2020.