Sampai kapan kesibukanmu akan berakhir? rasanya tak akan pernah berakhir.
Tak apa, jangan salahkan aku jika aku mulai lelah menghadapimu.
seen from China
seen from United States

seen from Australia
seen from Germany
seen from United States

seen from China
seen from United States
seen from Yemen
seen from Malaysia
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from Türkiye
seen from Singapore
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from Austria
seen from United States
Sampai kapan kesibukanmu akan berakhir? rasanya tak akan pernah berakhir.
Tak apa, jangan salahkan aku jika aku mulai lelah menghadapimu.
Maaf, Aku Tak Peduli Denganmu..
Maaf, bukannya aku tidak mau menolongmu. Jika mampu, pasti aku mau. Namun demi kebaikan kau dan aku. Aku lebih baik mengatakan "ini bukan ranahku".
Aku hanya ingin kau mengingat, bahwa tidak semua kebaikan harus dilakukan. Namun semua kebaikan terlebih dahulu harus dipertimbangkan.
Bukan karena mencari pujian, apalagi ketenaran. Bukan kebaikan menurutku, namun itu tidak lebih dari kenaifan.
Saat ini, izinkan aku menjadi langit yang berpura-pura tak peduli dengan tenggelamnya matahari di kala senja. Karena saat aku peduli lalu membantu sang matahari, maka malam akan risau dan terus khawatir menanyakan tak kunjung kembalinya sang matahari. Malam juga gelisah, karena ia tak mampu menemani detik demi detik masa dimana seharusnya manusia sedang ingin menikmati waktu beristirahat.
Namun meski aku terlihat tak peduli, akan ada saat kebaikan berujung membawa perbaikan dan manfaat. Saat itu tiba, dan kau membutuhkanku, maka aku akan ada disisimu untuk membantu.
Maka saat itu, izinkan aku menjadi langit fajar yang akan membantu kau, sang matahari bangkit dari ufuknya. Saat malam sudah rela melepaskan, dan manusia membutuhkanmu, kau akan menjadi matahari yang membuka tirai hari cerah. Disana aku hanya bersyukur, bisa hadir membantumu, bahagia bisa hadir DISAMPINGMU.
Arsyad AZ - 211219
Aku tak cemburu
.
.
.
Hanya iri dengan orang yang bisa lebih dekat denganmu
Biasanya, waktu yang paling tepat untuk menulis adalah malam hari.
Namun, saat ini matahari masih terik tepat diatasku.
Orang-orang masih berlalu lalang menjalankan aktivitasnya.
....
Mungkin hati ini yang memang terlanjur sakit,
Atau pikiran ini yang memang kalang kabut..
Memang ya, kenangan itu datangnya suka lupa waktu. Hehehe
Mungkin aku yang memang berekspektasi lebih,
Atau kamu yang memang sudah menganggapku remeh.
Itulah hidup, 'kan?
....
Setiap pertemuan;pasti ada akhir.
Yang kita anggap baik;belum tentu memang baik.
Yang baik kepada kita;malah kita sia-siakan.
Sekarang semua sudah berakhir.
Sekarang, apa yang benar-benar kujaga telah pergi.
Mungkin nanti, hati ini akan tersapu dari "kamulah segalanya" sehingga mampu menerima hati yang baru. Mungkin.
"Senyumanmu di kala diriku redup, telah memantik sumbu api cahaya bagi lentera hatiku yang segera padam"
Arsyad AZ - 280220
Kau Bagiku adalah Ruang Rasa
Ketika rasa ingin bertemu menisbatkan rindu
Ketika rasa itu seolah ingin terus terulang kembali bagai candu
Membayangkan...
Tangan yang seharusnya bisa saling menggenggam sembari bersama mendengarkan lagu satu album..
Kaki yang seharusnya berjalan bersama mengelilingi kota sembari melihat lukisan malam..
Mulut yang seharusnya bisa tertawa bersama dan saling tersenyum..
Mata yang seharusnya saling memandang dan seolah mengatakan "kau telah menetap di hatiku yang paling dalam"..
Namun kau jauh disana, di tanah yang asing terdengar bagiku..
Meski bintang malam selalu setia menjadi saksi percakapan kita yang lucu..
Terkadang kau bercerita tentang harimu yang penuh haru..
Kau yang terlihat manis dari video call yang terkadang sinyal hp mu suka mengakhiri obrolan kita karena koneksi terganggu..
Apapun tentangmu, aku rela berbagi tempat dengan bintang di setiap malam untuk setia mendengar ceritamu..
Sekarang aku merasa semua itu tidak cukup
Terkadang perantara tidak cukup untuk memenuhi hasrat cinta yang tiada tara
Aku tau kita dipisah oleh bentangan negara
Namun adakalanya kita harus meminta jatah kepada waktu agar kita bisa bersama
Karena bisa bertemu denganmu adalah penawar rindu yang mampu mengobati ruang rasa hatiku
Dan aku berharap semoga waktu akan segera mempertemukan kita
Arsyad AZ - 271219
"Aku dan kamu, ku yakin kita kelak akan menjadi satu, walau kini masih hanya sebatas halu"
Siapa jodoh kita memang tidak ada yang tahu. Tapi jodoh tahu kapan dua hati insan akan bertemu dan bersatu. Bukan lewat pacaran semu, melainkan melalui ikatan akad nikah yang syahdu.
Arsyad AZ - 180120
Saat ku memandang dan kemudian suka padamu itu fitrah, maka bisa memiliki dan mencintaimu merupakan keberuntungan yang indah. Benakku harap kau pun begitu saat pertama menoleh. Sehingga suatu saat kita mampu berjalan bersama mengukir sebuah romansa kisah
Arsyad AZ- 291019