Membaca catatan candi Gedong Songo dari beberapa sumber, tidak heran kalau dikatakan kompleks candi yang terletak di Bandungan, Semarang ini dibangun sekitar abad ke-8, oleh Dinasti Syailendra, pada masa kerajaan Mataram Kuno; candi ini memiliki perpaduan corak Hindu Buddha diwakili oleh relief Siva, Durga, Ganesh dan beberapa yoni tanpa lingga, sekaligus adanya beberapa stupa pada bagian atas beberapa candi di sana. Sepertinya ada alasan lain mengapa dinamakan Gedong Songo karena lokasi candi hanya ada lima titik sampai yang tertinggi, tapi jumlah candinya menurut saya lebih dari sembilan, termasuk yang tinggal reruntuhan. Saran saya, kalau ke sana sepagi mungkin, setidaknya mulai masuk pukul 07.00 pagi supaya bisa menikmati udara yang sejuk dan bersih dengan suasana yang tenang. Jalan santai sampai ke lokasi tertinggi sekitar 2 jam termasuk menikmati pemandangan di sekitar, menunggu Komang mampir cuci muka di kolam rendam, melihat sumber belerang, dan hening sejenak di setiap candi. Turunnya hanya sekitar 30 menit. Setiap orang, memiliki persepsi berbeda tentang sebuah tempat. Jadi, selain saya sedang malas menulis panjang lebar, hahaha, saya persilakan teman-teman untuk mencari info lebih banyak tentang candi Gedong Songo dan mengunjungi langsung tempat yang sangat indah di lereng gunung Ungaran ini. Sangat disayangkan, banyak 'pahatan' baru dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab di beberapa bagian dinding candi. Setidaknya, jika tidak mampu memelihara, jangan merusak. Rahayu, rahayu, rahayu 🙏🌳🌞🌄⛰🌴🛕🏯 #candigedongsongo #blessings #banyupadmatangi #semarang #gratitude #temple #nature 05.06.2022 (at Candi Gedong Songo Semarang) https://www.instagram.com/p/CeakFVMFJR6/?igshid=NGJjMDIxMWI=









