#Cangkang 😭 https://www.instagram.com/p/ChdnxyrPBfr/?igshid=NGJjMDIxMWI=
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from T1
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Germany
seen from United States

seen from Argentina
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from Argentina
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Canada
seen from United States

seen from Sweden

seen from Chile
#Cangkang 😭 https://www.instagram.com/p/ChdnxyrPBfr/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Seni ukir cangkang telur dari Shijiangzhuang China
[ad_1]
Pengrajin Zhang Xiaohe memilih telur di sebuah lokakarya warisan budaya takbenda di Shijiangzhuang, Hebei, China, Sabtu (18/4/2020). Ukiran telur sering disebut “seni yang paling rapuh,” karena seni ini membutuhkan ketelitian dan perhatian tinggi sebelum, selama dan bahkan setelah pembuatannya. ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Qibao/pras.
[ad_2] Source link
View On WordPress
🐚 Cangkang adalah kulit keras yang menutupi badan hewan -penyu, kura-kura, siput dll- yang melindungi kulit atau badan mereka yang lunak dan juga sebagai pelindung diri dari predator, alam atau sekitar yang akan melukai . *dikutip sebagian dari KKBI sebagian lagi dari otak pagi ini 😌 #cangkang #shell (di Indian Ocean)
Cangkang by NH
Siput Kecil
Siput kecil. Jadi pagi ini aku membeli sayuran di belokan dekat kos. Lalu ketika aku sedang memilih-milih untuk kemudian aku cuci dan masak, aku melihat seekor siput kecil yang menempel di balik salah satu daun bayam yang kubeli itu. Sangat kecil. Mungkin ukurannya hanya sebesar kuku jempol tanganku saja. Berwarna kuning dengan cangkang yang terlihat begitu rentan. Beruntung, mataku menangkap…
View On WordPress
New Post has been published on INFOKAMPUSNEWS
New Post has been published on http://www.infokampus.news/mahasiswa-doktor-ui-olah-gelatin-kulit-kambing-etawah-sebagai-alternatif-cangkang-kapsul-halal/
Mahasiswa Doktor UI Olah Gelatin Kulit Kambing Etawah sebagai Alternatif Cangkang Kapsul Halal
Infokampus.news, Jakarta – Cangkang Kapsul yang membungkus obat pada umumnya terbuat dari Gelatin dari kulit maupun tulang sapi dan babi atau pembentuk gel lainnya. Ada yang berbahan keras, ada pula yang lunak. Di Indonesia, kehalalan Cangkang Kapsul menjadi prioritas utama bagi para konsumen. Sebagai upaya mencari alternatif sumber gelatin halal yang potensial, mahasiswa Program Doktoral Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI) Zilhadia mengembangkan penelitian terkait Gelatin kulit kambing Etawah untuk Cangkang Kapsul obat.
Zilhadia memaparkan. “Kambing Etawah dapat menjadi sumber gelatin yang baik karena halal, mudah didapat, harga relatif terjangkau, dan mempunyai sifat gelatin yang baik untuk dijadikan cangkang kapsul keras dan lunak dalam industri farmasi. Jenis kambing Etawah juga dipilih karena mempunyai bidang kulit yang lebih luas dibanding kambing lokal merek lain.” Lebih lanjut, Zilhadia menambahkan Kambing Peranakan Etawah merupakan jenis kambing unggul dan potensial dikembangkan di Indonesia.
Penelitian tersebut merupakan bagian dari Disertasinya yang berjudul “Ekstraksi Gelatin dari Kulit Kambing Peranakan Etawah Menggunakan Metode Hidrolisis Asam dan Penggunaannya pada Pembuatan Cangkang Kapsul Keras” yang disampaikan dalam Sidang Promosi Doktor Zilhadia pada Kamis (12/1) di Auditorium Gedung Farmasi UI, Depok dan berhasil mengantarkannya meraih gelar Doktor dan lulus pada Program Doktoral Farmasi UI. Setelah melalui serangkaian uji coba lab, Zilhadia dapat menyimpulkan bahwa gelatin Kambing Etawah dapat memenuhi persyaratan sebagai bahan dasar pembuatan cangkang kapsul keras pada obat serta dapat diaplikasi pada industri farmasi lainnya, makanan serta kosmetik.
Zilhadia mengolah kulit kambing ini menjadi gelatin dengan metode hidrolisis asam dengan cara merendam kulit kambing dengan larutan sodium sulfide dan kalsium hidroksida. Lebih lanjut, cangkang kapsul dari gelatin kambing ini telah diuji laboratorium melalui uji keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kadar air kapsul, uji waktu hancur, uji kandungan sulfit kapsul, pengukuran pH, dan uji mikroba.
Pada tahun 2007, produksi gelatin dunia didominasi dari gelatin kulit babi yaitu sebesar 46 persen. Sisanya sebanyak 29,4 persen dari kulit sapi, 23,1 persen dari campuran tulang babi dan sapi, dan 1,5% dari tulang ikan, kerang, dan lain-lain. Gelatin kulit kambing dapat menjadi solusi atas permasalahan yang timbul akibat penggunaan kulit sapi dan babi. Pada sejumlah negara, penggunaan gelatin babi dapat menyebabkan kontroversi tersendiri. Demikian halnya bagi penganut agama Hindu, Sapi merupakan hewan suci yang wajib dijaga. Lebih lanjut, Sapi juga relatif lebih mahal dibandingkan Babi, sehingga banyak produsen yang lebih memilih Babi sebagai bahan pembuatan gelatin. Sedangkan sumber gelatin dari hewan laut seperti kerang dan ikan juga tidak bisa menjadi andalan, karena jumlahnya yang lebih sedikit dan sifat gelatinnya yang tidak sebaik sapi dan babi. (an)
Iron Snail, Siput 'Sakti' Berlapis Besi!
Dengan kedalaman lebih dari 2.500 meter, hewan ini dapat dengan mudah ditemukan pada laut Samudera Hindia. Yang membuatnya takjub, cangkangnya mampu menahan suhu mendekati 350° Celcius.
Siput atau keong adalah nama umum yang diberikan untuk anggota kelas moluska Gastropoda. Dalam artian yang sempit, istilah ini diberikan bagi mereka yang memiliki cangkang bergulung pada tahap dewasa. Sementara dalam artian yang luas, yang juga menjadi makna “Gastropoda”, mencakup siput dan siput bugil (di Jawa, siput tanpa cangkang disebut dengan nama resrespo).
Kita, dapat dengan mudah…
View On WordPress
Cangkang
Beberapa hari ini selepas ujian semester pendek, selepas ngurus persiapan sidang proposal, aku mencari hiburan dengan membaca beberapa buku, komik, dan nonton film.
Dari beberapa buku, komik, dan film yang aku baca rata-rata bergenre sci-fi, traveling time dan sebagian besar menceritakan tentang eksperimen kepada manusia. Mulai dari membuat manusia biasa menjadi manusia modifikasi super, “membuat” manusia dengan menggabung-gabungkan tubuh manusia lain, eksperimen mengeluarkan jiwa dari tubuh, sampai traveling time untuk mengubah sejarah.
Rata-rata karakter yang diceritakan berumur panjang, melewati beberapa masa, melewati beberapa zaman.
Ada hal menarik jika kutarik satu garis benang merah dari beberapa buku yang aku baca. Ada sebuah kegelisahan yang penulis tuangkan dalam “tokoh” dalam cerita itu. Kegelisahan tentang menemukan makna hidup yang sesungguhnya, kegelisahan tentang keserakahan akan kekuatan yang tak ada habisnya, tentang kegelisahan akan sebuah keadaan yang disesali di masa lampau, tentang kehampaan, kekosongan, keputusasaan. Seolah manusia hidup hanya seperti seonggok cangkang kosong yang kebetulan jatuh ke sungai, lalu terbawa kemana arus mengalir. Jika ia tak kuat maka ia tenggelam, oleh karena itu ia akan mencari kekuatan, bahkan dengan mengorbankan orang lain pun boleh jadi. Jika ia kuat ia jatuh pada permuaraan antiklimaks dalam hidup dan diakhiri dengan bunuh diri karena putus asa, menyerah kepada hidup.
hmmm.. Jika kita hidup bagai sebuah cangkang kosong, maka seharusnya itu menjadi alasan untuk mengisi cangkang kosong itu dengan sesuatu.
Jika kita hidup bagai sebuah cangkang kosong, maka Tuhan maha pengasih yang menciptakan cangkang kosong ini memiliki kapasitas untuk diisi.
Tinggal kita pilih, ingin kita isi dengan apa cangkang kosong kita?
“Maka Dia ilhamkan kepada jalan kejahatan dan ketaqwaan.” [Asy Syams: 8]
Semarang 06/02/2016