Casing komputer nyetrum? Kenapa ya?
Aduhhh....nyetrum...!! itulah kata-kata yang keluar dari mulut bang riki semalam. Betapa tidak, sedang asyik-asyiknya main game di komputer, tanpa sengaja kakinya menyentuh casing komputer. Tak hayal, bang riki pun tersengat arus listrik yang lumayan besar. Meski tak mengalami cedera, kejadian itu cukup membuatnya kaget. Bagaimana dengan anda semua? Pernahkah anda mengalami seperti yang bang riki alami semalam?
Dengan kejadian tersebut, apakah hal ini berarti komputer tergolong sebagai piranti yang berbahaya? Bayangkan jika yang menyentuhnya adalah si kecil yang masih berumur dibawah 2 tahun. Sebenarnya, fenomena casing komputer nyetrum tergolong sebagai peristiwa yang tidak normal. Namun, mungkin karena anda terlalu sering mengalaminya maka hal ini dianggap sebagi sesuatu yang “biasa”. Secara teknis, casing komputer harusnya mampu mengisolasi sumber listrik yang dialirkan oleh power supply sehingga tak ada kebocoran arus. Namun, pada kenyataanya tak semua casing memiliki sistem proteksi yang baik. Ibarat kata, harga tak akan pernah bohong. Casing yang berkualitas tinggi memiliki proteksi ganda. Proteksi pertama disebut dengan istilah isolated ground. Singkatnya, bahan yang digunakan sebagai sistem proteksi menggunakan bahan berkualitas tinggi sehingga periode degradasi insulationnya lebih lama. Proteksi berikutnya adalah proteksi ground. Proteksi kedua digunakan sebagai back up apabila proteksi yang pertama tak lagi sanggup menahan kebocoran arus. Arus bocor akan dialirkan ke jalur ground dan kemudian dibuang melalui ke tanah melalui batang earth/arde.
Karena penggunaan proteksi ganda membutuhkan biaya yang relatif lebih tinggi, beberapa produsen casing hanya menerapkan sistem proteksi ground. Masalahnya, mengapa kita masih tetap terkena sengatan listrik? Setidaknya ada 2 faktor yang menyebabkannya. Pertama, sistem kelistrikan dirumah kita tak dilengkapi dengan jalur earth/ground. Kedua, resitansi sistem pentanahan ditempat kita buruk. Untuk kasus pertama, tak ada yang bisa dilakukan kecuali menambahkan jalur earth ke sistem kelistrikan. Perhatikan baik-baik steker maupun stop kontak yang ada dirumah anda. Umumnya, baik steker maupun stop kontak telah disediakan 3 buah konektor (Fasa, netral dan ground). Anda dapat menambahkan jalur ground ke konektor ground. Cara sederhananya, anda dapat menyambungkan casing komputer dengan tanah melalui kawat
Untuk kasus kedua, anda harus melalukan pengukuran resistansi ground. Alat bantu yang digunakan bernama earth tester. Melalui alat ini, kita dapat mengetahui berapa nilai resistansi aktual dari sistem earthing yang ada. Secara teknis, semakin kecil resitansinya akan semakin bagus. Dengan resistansi yang kecil, maka arus bocor semakin mudah mengalir ke tanah. Dengan demikian, arus tersebut “tak akan mau” melawati badan kita meski terdapat kebocoran pada casing komputer.











