Buat sebagian orang ini pertanyaan yang biasa-biasa aja, nggak punya makna yang mendalam. Sekadar basa-basi? Mungkin.. Yah, cuma ditanya hari ini gimana. Jawabannya ya gitu-gitu aja. Atau mungkin momen saat pertanyaan ini diajukan sedang nggak tepat, sehingga jawabannya pun hanya sekenanya.
Buat saya, ini jadi pertanyaan yang berkesan banget. Apalagi jika saya merasakan energi yang sama dari si penanya.
Di balik pertanyaan itu, ada kepedulian dari si penanya. Ada ketulusan untuk membagi ruang di dirinya agar seseorang yang ditanya bisa merasa aman untuk berbagi cerita tentang apa yang dialaminya hari ini. Juga ada kehangatan untuk merengkuh dan memberikan kenyamanan agar yang ditanya bisa melepaskan diri dari belenggu hari dengan spektrum emosi yang beragam.
Oleh karenanya, setiap kali pertanyaan itu hadir pada hidup saya di suatu hari, saya akan memberikan jawaban yang bisa memberikan gambaran singkat tentang apa yang saya alami dan rasakan hari itu.
Rasanya melegakan dan menyenangkan bisa berbagi dengan seseorang yang dapat memvalidasi perasaan kita, mengapresiasi hal baik yang kita lakukan, menegur saat kita keliru, bahagia dan tertawa bersama kita, atau bahkan dapat turut meresapi duka yang kita rasakan.
Pun, saat saya bertanya tentang hari seseorang, saya akan berusaha melakukan hal yang serupa. Menghadirkan diri untuknya.
Pertanyaan sederhana tentang bagaimana hari ini adalah cara untuk saling berbagi energi baik. Belajar menjadi pendengar dan pencerita yang baik, karena di situasi pandemi ini, saya yakin banget faktor relasional adalah satu yang sangat mendukung kewarasan dan kesehatan mental seseorang.
Bandung Barat, 14/07/2021 | 23.02