(Mau Jadi) Ibu-Ibu Hot
Di postingan kali ini, aku mau membahas tentang sebuah webseries berjudul ‘Ibu-Ibu Hot: Sisterhood Redefined’. Ibu-ibu hot adalah sebuah webseries garapan Sean Monteiro (Itu loh yang juga bikin webseries anak artis) didukung oleh tokopedia, Famous.ID, dan Vemale.com. Oleh karena itu, webseries ini tampil di chanel youtube-nya Vemalecom.
‘Ibu-Ibu Hot: Sisterhood Redefined’ sebuah webseries yang menceritakan keseharian persahabatan 16 orang social media influencer, yaitu Lizzie Parra (@bylizzieparra), Andra Alodita (@alodita), Ucita Pohan (@uchiet), Kania Anggiani (@kekekania), Claradevi Handriatmadja (@lucedaleco), Tara Amelz (@mamaofsnow), Sabila Anjani (@ilaanjani), Carline Darjanto (@calinedarjanto), Ria Sarwono (@mrsfedss), Kae Pratiwi (@kaepratiwi), Ellyse Sinsilia (@esinsilia), Katarina Aie (@katarinaie), Wynda Mardio (@wyndamardio), Tanya Larasati (@tanyalarasati), dan Muti Annisa (@myutiara).
Awalnya aku bisa catch up dengan webseries ini karena postingan promo ‘Ibu-Ibu Hot’ oleh Lizzie Parra di instagramnya. Aku emang udah nge-fans dari awal sama Lizzie Parra dan chanel youtube nya—terutama review lipsticknya hihi.
Meskipun judulnya ‘Ibu-Ibu Hot’, 16 orang social media influencer itu tidak semuanya sudah menikah atau menjadi ibu. Akan tetapi, mereka adalah para wanita muda social media influencer dengan latar belakang profesi berbeda-beda. Justru menurutku, disitulah keunikan dari webseries ini. Perkumpulan 16 orang wanita dari latar belakang karier berbeda yang kalau sudah kumpul seru banget terasa sangat mengalir. Nonton ini tuh semacam kalian lagi di restoran dan nggak sengaja menguping pembicaraan wanita-wanita kece yang lagi kumpul di meja sebelah. Webseries ini juga menunjukkan kalau wanita yang lagi pada kumpul itu juga bisa membicarakan hal-hal inspiratif, tidak melulu gosip. Aku juga gitu loh, kalau lagi ngumpul 100% berbagi cerita inspiratif—30% menginspirasi dan 70% terinspirasi buat curcolin gebetan, ups.
Aku tertarik membahas ini karena percaya atau nggak, webseries ini berhasil menginspirasi aku dalam membuat visi dalam hidup. Surprisingly, setelah menontonnya, pandangan aku tentang pernikahan dan membina hubungan rumah tangga berubah total. Aku terenyuh banget melihat wanita-wanita cantik itu berkumpul dan mengobrol seru sambil bawa anak-anak mereka, dari bayi sampai balita. Bahkan sesekali, ada suami yang ikutan muncul di webseries ini. Jadi mau cepet menikah dan punya anak rasanya. Ternyata, tidak hanya aku loh, mengejutkannya adalah temen aku, sebut saja Annisa Ika Tiwi, yang terkenal sebagai wanita karir banget dan pernah berencana menikah di usia 29 tahun juga luluh hatinya untuk mau cepet menikah sehabis menonton webseries ini. Kalau aku sih sangat tertarik saat melihat semua wanita itu tetap mengurus anaknya sendiri, tetapi juga memiliki penghasilan pribadi dari beragam karir juga bisnis yang mereka jalani.
Salah satu episode yang paling aku suka, yaitu episode 5 yang mengangkat tema ‘My Body, My Temple’. Di episode ini, Tanya Larasati atau biasa disapa Anya yang menjadi karakter utamanya. Aku tidak kenal Anya sama sekali sebelum menonton webseries ini—duh kemana aja sih Feb. Tapi, sehabis menonton episode ini, aku nge-fans banget sama dia. Anya ini pemilik bisnis jasa pembuatan kartu ucapan customised 3D @popyourheart. Dari cara ngomongnya, kelihatan banget kalau Anya itu smart banget. Keluarbiasaan lainnya adalah Anya selalu membawa Sada—anaknya—kemanapun tanpa pengasuh. Bahkan nyetir mobil sendiri sambil membawa Sada. Beberapa ucapan Anya di episode 5 ini, membuat aku semakin terenyuh sama ibu yang satu ini, “Aku sebenernya nggak suka sayur, tapi semenjak ada Sada jadi makan sayur. Karena harus banget maksain makan sayur, buat ASI juga”
Dan ini adalah quotes dari Anya di episode 8 yang menohok jantung dan ulu hati ku banget, “Ketika kamu menemukan satu orang, gila... semua apa yang kamu cita-citain, kayak kamu ingin berkarir dulu, kamu ingin menikahnya nanti dulu, ternyata tuh kaya.. ya.. lo menikah itu nggak akan menunda semuanya, malah jadi lebih mudah banget”
Selain Anya, aku juga suka sama karakternya Wynda Mardio, si pemilik Holycow. Wynda itu tomboy and smart mom dari dua orang anak. Menurutku, karakternya itu alami banget semacam jadi kakak untuk 15 orang lainnya karena dia itu heboh dan dewasa banget. Kata-katanya selalu bikin aku ketawa, “Kalau gue justru harus olahraga, kalau gue gak olahraga, gak kuat gue ngurus dua anak” Ketika Wynda dipaksa harus memilih antara diet atau olahraga, ibu dua orang anak ini jelas memilih olahraga biar hidupnya nggak garing tanpa makanan, “Ada masanya gue diet, kayak waktu gue abis melahirin, badan gue melebar, jadi ibaratnya kick start lah ya dengan diet, tapi abis itu gue olahraga aja yang gue kejar tapi kalau makan gue bisa normal karena menurut gue makan itu harus enak kalau nggak, hidup lo garing banget, nggak indah”
Karakter lain yang menarik perhatian adalah Ria Sarwono. Ria itu juga ibu tomboy dari satu orang anak laki-laki. Ria bersama Carline—sahabatnya yang juga #ibuibuhot—memiliki sebuah bisnis yang hits abis, yaitu Cotton Ink. Pada tau kan? Buat yang belum tau, bisa lihat disini nih www.cottonink.co.id. Ria itu terlihat sebagai hot mom yang cuek banget. Tapi biasanya, wanita cuek itu justru wanita yang paling perhatian loh. Salah satu contohnya, Ria itu pencetus ide untuk bridal shower sahabatnya, Carline. Juga kata-katanya ini nih ke Carline, yang sukses bikin aku dan semua ibu-ibu hot terharu, “Happy for you, semoga happy terus sama aochan.. Tetep teleponan ya kalau malam.”
Karakter terakhir, penarik perhatianku adalah Claradevi, si creative director dan writer assisstant di www.lucedale.co Claradevi memang belum menikah apalagi menjadi ibu, tapi dia hot banget. Dan lagi-lagi, aku jatuh cinta pada karakternya saat mendengar dia berbicara, pembicaraannya cerdas diiringi oleh suaranya yang serak-serak basah, hanya satu kata untuk itu semua: sempurna. Kayaknya emang aku demen banget sama wanita yang cerdas. Udah cerdas, cantik pula, kan jadi paket lengkap. Jadi memotivasi untuk terus belajar dan banyak membaca—biar nggak odong banget—dan tetap peduli dengan penampilan. Peduli penampilan tidak harus make up ya, bisa aja dengan perawatan diri melalui ‘me time’ dirumah, nggak mesti ke salon—tetap hemat.
Sehabis menonton episode terakhir ‘Ibu-Ibu Hot’ bertema ‘Relationship Goals’ yang mengusung Claradevi sebagai karakter utamanya langsung tanpa pikir panjang aku follow instagramnya. Claradevi ini wanita berzodiak taurus yang tomboy, cantik, dan punya pacar seorang pria scorpio ganteng berinisial F, sebut saja Fajar.hihi (Aseli deh pacarnya si Claradevi ini kece banget terus so cool ala scorpio gitu).
Ini nih quotes pamungkasnya Claradevi yang aku setuju banget tentang pandangannya terhadap sebuah hubungan, “Kata Relationship ini tricky, jadi disalah artikan dengan kita ngeliat orang yang pacarannya kayaknya lucu banget, terus harus jadi kayak gitu, padahal kan tipe pacaran tiap orang beda-beda.”
Well, webseries ini sangat aku rekomendasikan (bisa dilihat dulu di web nya www.ibuibuhot.com ya) buat kalian para wanita, terutama para wanita yang mengesampingkan urusan menikah demi sesuatu hal lain, entah itu pekerjaan atau cita-cita lain yang belum terwujud. Sejujurnya, aku termasuk golongan wanita tersebut. Sampai di usia sekarang pun—24 tahun—masih belum ada bayangan mau menikah kapan. Iyalah, calon suaminya aja masih tak kasat di mata dan hati aku. Menonton webseries ini tak lantas menjadikan aku, wanita yang ngemis-ngemis minta dinikahin—nggak gitu juga, lagian mau ngemis ke siapa juga—tapi dari menonton webseries ini, mengingatkan aku dengan timeline kehidupan yang sudah mundur jauh banget. Aku harus lanjut woro-woro bergerak lagi mengejar cita-cita yang sempat terlupakan oleh keasyikan aktivitas terkini. Biar cepet tercapai cita-cita sebelum menikahnya, yaitu sekolah lagi. Ayok sekolah!










