Resume buku : KISI seorang gadis SMA sebagai tokoh utama yg berwatak keras, hatinya kaku, egois, jika marah tak bisa mengontrol, terlalu memikirkan hal-hal yg menyangkut dirinya, terkadang ragu untuk mengambil resiko, namun ada celah kebaikan di hatinya, periang dan ramah. Dia seorang anak tunggal dari sebuah keluarga sederhana. Semua sifatnya perlahan berubah semenjak Allah mengujinya dengan ujian bertubi2 terhadap keluarganya. Diawali dengan meninggalnya sang Papa membuatnya menjadi lebih mandiri. Papanya seorang suami yg taat padaNya dan bersabar dalam membimbing istri dan anaknya meninggal dalam kecelakaan yg cukup mengenaskan. Tak lama berselang, KISI kembali diuji yang mengakibatkan kaki kanannya harus diamputasi. Kecelakaan ini terjadi akibat ulah temannya sendiri yang menyebabkan kakinya terlindas mobil dan motor hingga remuk redam. Dendam dan amarah tak bisa ia maafkan terhadap kesalahan temannya. Temannya yg menyesal dan keluargannya tak mampu meluluhkan hati KISI yang putus asa karena harus menerima kenyataan cacat seumur hidup. Bujuk rayu keluarga dan sahabat KISI tak mampu meluluhkannya. Disisa sakaratul maut temannya saat ruh sampai tenggorokan dan tertahan, hanya MAAF dari KISI yang membuat ruh tersebut mampu keluar dari jasad temannya. Akhirnya kalimat syahadat mampu terucap oleh bibir temannya setelah kisi memaafkannya. Kata MAAF harus ditebus dengan nyawa. HidayahNya mengantarkannya untuk lebih mendekat pada sang pencipta. Dia berhijrah setelah ujian2 yang menimpanya, walaupun karakter emosional dan pemarahnya masih menyelimutinya. Hijrahnya menuntunnya bertemu sang pujaan hatinya untuk menyempurnakan seluruh agamanya. Sesosok ustadz yang menjadi panutan di sekolah dan di lingkungan rumahnya. Namun, Allah Maha Penyayang. Allah Maha mencintai hamba-hambaNya. Dia menguji kembali KISI disaat hari bahagia tiba. Apa yang terjadi? Allah memanggil terlebih dahulu sang calon imamnya di saat beberapa jam sebelum janji suci itu diucapkan (red:akad). SABAR,,, TAWAKKAL,, DAN MEMAAFKAN,, Kata yang amat sering di dengar, ujiannya selalu mendadak, dan harus dilalui dengan SEMANGAT... #bukurecomended #ilmukehidupan #universitas kehidupan #Maiyyatullah