Bank BRI memecat MI dan RH, dua pegawai mereka di Unit Kualu Kota Pekanbaru, yang diduga telah mencatut identitas nasabah untuk mencairkan kredit fiktif. Kasus kejahatan perbankan itu pun kini tengah ditangani Ditreskrimsus Polda Riau. RH merupakan mantan Kepala Unit BRI Kualu. Sementara RH adalah tenaga marketing. Pemimpin Cabang BRI Pekanbaru Tuanku Tambusai Heirlan Faisyal mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada para nasabah. Identitas nasabah tidak boleh disalahgunakan pegawai. “Mengatasi pengaduan ini, BRI lalu melakukan investigasi dan oknum BRI tersebut telah di-PHK (pecat). Juga diproses secara hukum. Ini bentuk perlindungan dan tanggung jawab kami kepada nasabah,” ujar Heirlan, Kamis (9/9). BRI telah melakukan investigasi atas pengaduan nasabah yang identitasnya diduga disalahgunakan pegawai BRI Unit Kualu untuk mencairkan pinjaman KUR Mikro Tahun 2020. “Pada prinsipnya BRI akan menyerahkan kasus tersebut dan menghormati proses hukum yang berlangsung,” jelasnya. #pekanbaru #riau #infopekanbaru #BRI #pegawaibank #halodayakdotcom #halodayak https://www.instagram.com/p/CiRq74zLCD0/?igshid=NGJjMDIxMWI=













