Berjalan Saja!
Jika kau tak tahu untuk berhenti atau tetap berjalan. Maka pilihlah berjalan saja karena di depan kan kau temui hal-hal baru yang membuatmu sadar bahwa berhenti dan menunggu bukanlah keputusan yang terbaik.
42/356
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Jordan
seen from Russia
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Singapore
seen from Russia
Berjalan Saja!
Jika kau tak tahu untuk berhenti atau tetap berjalan. Maka pilihlah berjalan saja karena di depan kan kau temui hal-hal baru yang membuatmu sadar bahwa berhenti dan menunggu bukanlah keputusan yang terbaik.
42/356
Semoga kita terhindar dari kebanggaan yang tidak perlu.
Ada banyak hal yang tidak perlu dipertontonkan, entah dengan sengaja atau karena terlupa.
Ujian Terberat
Memang benar, ujian terberat adalah saat orangtua (belum) merestui sesuatu yang ingin kau jalani.
Ketika meminta restu melakukan seuatu yang baik, tapi ayah bilang, “itu baru awal, nanti ada lagi kesempatan berikutnya.”
Benar saja, di tanggal tersebut seakan Allah dengan skenarioNya membuat jadwal kuliahku menjadi padat. Aduhai, sebesar itukah nilai keridhoan? Entah di waktu bagian mana tapi aku percaya pasti ada kesempatan lagi.
Ramadan ke tujuh 1439 H
Masih harus berjuang dengan amanah orangtua.
Pada Akhirnya Kebohongan Itu Akan Menunjukan Dirinya Sendiri
Kau mungkin bisa menyimpannya dengan rapi, menghapus setiap jejak yang akan menampakkannya. Kau mungkin bisa menutup-nutupinya dengan manis, sampai seseorang yang kau bohongi dapat terkecoh karenanya.
Cepat atau lambat, di dunia atau kelak di akhirat, Tuhan akan nampakkan itu. Segala upayamu untuk menutupinya tiada lagi berguna. Kau tak bisa menyangkal itu.
Coba kau bayangkan betapa kecewanya seseorang yang telah menaruh percaya padamu, sementara ia dalam diamnya berjuang membunuh rasa curiga yang bisa datang setiap waktu. Kau tahu betapa susah payahnya ia menjinakan dirinya sendiri? Dan kau, diam-diam justru menyepelekan kepercayaannya.
Jika kau melakukan sesuatu yang apabila ia tahu itu akan sangat menyesakan hatinya, lekaslah hentikan itu, dan jangan pernah mencoba mendekati lagi. Jika memang tak sanggup untuk itu, katakanlah padanya lalu biarkan ia pergi mengambil kembali kepercayaannya.
Sadarlah, ia juga pantas hidup bahagia dengan seseorang yang benar-benar menjaga kepercayaannya. Bukan denganmu, yang diam-diam menimbun boom waktu yang dapat menghancurkannya berkeping-keping atau mungkin menjadikannya debu.
Segeralah sudahi kebohonganmu dan jujurlah padanya. Ia berhak tahu dengan orang seperti apa sebenarnya ia tengah bersama.
Jika rumah adalah tempat dimana kita berantusias untuk kembali, tenang dan berbahagia berlama - lama di dalamnya. Maka pejalanlah yang paling punya banyak rumah. Entah itu bangunan,gunung, lautan, atau seseorang. 💐🌲⛅🌿🏡🍃 _____________________________________ #peak #senjakalaitu #jalansaja #jejakpendaki #loveindonesia
Jangan sampai keliru. Modal dasar kita itu, yg ada melekat pada diri kita. Sedangkan yg lain hanya pelengkap ! Jika tak ada mobil di rumah, maka motor menjadi satu satunya yg dapat digunakan, gas saja ! Bagaimana jika tak ada motor? Yasudah, jalansaja ! Iya, jalan saja. Modal dasar kita itu kedua kaki yg alhamdulillah dikasih nikmat ALLAH untuk berjalan.
Jangan keliru, jangan sampai ketiadaan modal yg "tambahan" membuat syukur kita menjadi berkurang. Coba bayangkan kalo nikmat bisa berjalan dengan kedua kaki lantas dicabut oleh ALLAH, apakah masih nikmat ada motor/mobil yg bisa dikendarai? I dont think so. Kalo lagi dalam keadaan kita hanya apa yg melekat karunia dari ALLAH untuk kita, semoga selalu ada syukur yg membuat semua menjadi tetap nikmat :)
Setidaknya dalam fase ini kita sudah pernah merasakan Seperti apa itu cinta, bagaimana lapangnya menerima, seperti apa itu luka, bagaimana pedihnya kecewa Dan sebuah rasa bernama kehilangan itu mampir pada akhirnya Padahal… Memiliki saja kita tidak, hanya terlalu terbiasa bersama . Kini setelah waktu bergulir cukup lama, aku tersadar bahwa kehilangan itu tidak mesti terasa Hanya saja aku menghargai singgahnya dan bersuka cita ‘Merayakan Kehilangan’ seraya mengucap terima kasih kepadanya . Kini diri sendiri yang butuh bahagia sembuh dengan sendirinya 'Beranjak’ menemui rasa yang sudah sepatutnya ada . Hati kita ini milik-Nya Tentu hanya kehendak-Nya yang membolak balikan Saatnya kembali menjadi hati yang sepenuhnya setia hanya kepada pemiliknya Kelak tidak ada lagi kehilangan, tidak ada lagi pergi dan melepaskan Karena dengan mencintai-Nya pertemukan kita untuk bersama . . Tumblr mempertemukan aku dengan tulisan teman-teman keren @briankhrisna @wadiandini dan mas @jalansaja Kini karyanya dapat dinikmati pembaca sejagat raya dan oleh kalian juga Selamat membaca dan bahagia ☺️
#book #tumblrmate #merayakankehilangan #beranjak #mbeeer #jagungrebus #jalansaja
Menuju “Jalan Saja”.
“Jalan Saja” adalah calon buku kedua saya yang in sha Allah akan mulai meluncur ke toko buku mulai Februari nanti.