Jalanan Disinar Bulan
seen from China
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Pakistan

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from China
seen from United States
Jalanan Disinar Bulan
Ada kalanya kita merelakan ketiadaan pada kehadiran yang tidak seharusnya. - Bercerita tentang hari ini, ada beberapa kiriman puisi karya saya yang sengaja di bacakan oleh penulis muda yang satu ini. Perkenalkan Butet Siregar @butetsiregarr adalah satu dari beberapa pembaca puisi saya yang sengaja pula saya menamai konten ini dengan judul #puisihariini akan muncul di channel @youtube saya. - Kursi Sebelah adalah salah satu puisi yang saya tulis sebelum keberangkatan saya ke Banda Neira, sengaja saya bagikan di Instagram Story sebagai bentuk apresiasi hati seorang teman yang begitu menghargai perasaan terhadap pasangannya. - Kalian bisa cek di Link BIO Instagram saya wankawan. Selamat merayakan keyakinan kecil. 🔥✌️ - #kataneira #bandaneiradalamperahu #puisihariini https://www.instagram.com/p/BtPhEwrnj-3/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=39n8tkqb9x3a
Seribu raungan
Seribu kata terjalin menjadi seribu kalimat, bertebaran dan berterbangan bagai partikel debu dalam remang cahaya seakan buyar tanpa tujuan, tanpa arti, menggelantung di udara seakan tidak peduli, tidak percaya..tidak berharap dalam doa dan mimpi-mimpi
Seribu kaki menjejak seribu langkah setiap hari, hilir mudik menerjang marabahaya demi lembar lembar angka, yang berkuasa membeli segala impian dan makna-makna, yang hakikatnya Sementara..menyuguhkan dan mewujudkan ilusi dunia penuh daya, begitu memabukkan — begitu melenakkan
Alunan musik yang berdentum dentum hingar liar, cahaya warna warni yang berkedip dan menyilaukan, mengaburkan dosa dosa dari pandangan kedalam gelap malam gulita yang menutupi, menyembunyikan kelemahan manusia, segala kebinasaan yang mereka pelihara
Bersedih itu sudah biasa, mengakar jauh ke dalam jiwa..menguburkan kewarasan sudah sepert Mandi, ritual yang tak lagi memberi suci
Pada bayang bayang panjang Hari, seribu hati iri kepada seribu hati yang lain. Seribu kepala menitahkan upaya menenggelamkan seribu kepala yang lain. mengeruk untung, menghisap sari, sampai hampir tak bersisa, menyisakan luka dan bisa
Seribu lembar halaman
Seribu bait ayat
Dalam bisu menyaksikan seribu kaki Dan seribu kepala yang berlarian dalam sesat yang tak bertepi
Seribu doa dilepas pergi, seribu raungan memekik dalam ngeri, seribu desahan dalam ruang ruang pengucilan diri, seribu rasa —menanti
Kau yang sedang berlibur
Kau bilang ingin istirahat. Kau ingin liburan. Tapi kau belum beranjak berpindah tempat. Hanya beredar di sudut ruangan bernama ingatan.
#puisihariini #riakjiwa #björk #musik #resitasi #flp #bjorkutopia #hening
#puisihariini #perjalanan #menujumunas4flp #belajar #instapoet #riakjiwa #renung
#belajar #puisihariini #perjalanan #menujumunas4flp #riakjiwa #memdekapsenja #menuangkata #instapoet #senja