Setelah Akane Sasu dari Aimer, kini Natsume Yuujinchou Roku punya ending yang enggak kalah bagusnya,
Awal dengar lagu ini biasa aja, lama-lama kok makin asyik, enggak ngebosenin dan menyentuh, inilah salah satu alasan kenapa aku suka lagu jepang, soalnya meaning lagunya itu gak dangkal.
Dan barusan dengar versi Indonesianya ternyata lebih bikin baper
Menantikan tibanya fajar Ku pejamkan mata perlahan, Hanya untuk menunggu angin baru, Sebuah cahaya terang bersinar ke dalam hatiku
Selamat malam, bintang pertamaku Kumohon, tetaplah bersinar. Aku tak ingin memintamu mengabulkan permintaanku Karena aku tahu kau selalu memperhatikanku,
Aku tak perlu jawaban Aku hanya ingin kamu mendengarkanku Kalimat terakhirku bukanlah perpisahan
Aku akan terus menyanyikan lagumu
meski kamu tak lagi ada di tempat ini
Hembusan angin menyapu wangimu
Lantas ku mencarinya di dalam ingatanku Kita pasti akan bertemu lagi Disebuah tempat diantara langit yang jauh Seperti hari itu, Di dalam mimpiku Sebuah Bunga yang tak akan pernah layu
Meski suasana di peron stasiun sudah jauh berubah sejak hari itu, Namun bangku merah yang kamu sukai Masih ada disana, sedingin biasanya
Setelah berkali-kali ku sampaikan kalimat kerinduanku padamu Sekarang aku menyerah menggumamkannya Aku bisa mendengar suaramu Menyuruhku untuk melangkah maju dan tersenyum
Begitu kesepiannya hingga membuatku ingin menangis, Namun aku tetap tersenyum. Tidak ada yang tahu janji diantara kita berdua Apapun yang terjadi Aku akan menjaga janji itu
Aku masih berharap bertemu denganmu di mimpiku hari ini, Hanya disanalah tempat aku bisa mendengar suara tawa serakmu Suatu hari nanti, saat aku menutup mataku Lagu yang kita berdua senandungkan Akan terukir di dalam hatiku
Kamu merangkulku dengan lembut menggodaku yang sudah berkubang air mata “Apa yang kamu tangisi?” “Semua akan baik-baik saja” “Kamu adalah hartaku yang berharga’” Aku masih bisa mendengarnya sampai sekarang Lihat? Aku masih mendengar suaramu
Aku merindukanmu, Sungguh-sungguh merindukanmu Hingga membuat hatiku terluka Seringkali ku mencari seseorang yang mirip denganmu, Langkah cepatmu, Punggung lebarmu, Seakan seperti hari itu lagi,
Aku tak perlu jawaban Aku hanya ingin kamu mendengarkanku Bukan perpisahan yang ingin ku ucapkan, Namun senyuman sebagai ucapan terima kasihku.
Aku akan terus menyanyikan lagumu Meski kamu tak lagi ada disini, Di dalam mimpiku Sebuah Bunga yang tak akan pernah layu.
















