Sorry, I couldn't decide on the background color :(

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Russia
seen from United States
seen from China
seen from Malaysia
seen from Saudi Arabia
seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from Brazil
seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
Sorry, I couldn't decide on the background color :(
12-23-2022. 06:06 PM. . #tumblr #tianglistrik #part4 https://www.instagram.com/p/CmgdtuyP_aj/?igshid=NGJjMDIxMWI=
10-16-2022. 10:17 AM. . . #tumblr #tianglistrik #part2 #🗿 https://www.instagram.com/p/CjwfJxVPLce638eHnZsg8Dw9cQbEVhbdgJ3nhg0/?igshid=NGJjMDIxMWI=
08-20-22. 06:03 AM. . . #tumblr #tianglistrik #🗿 https://www.instagram.com/p/Che8z9-PDB7/?igshid=NGJjMDIxMWI=
#monochrome #bw #monochromeproject #deists #tianglistrik (di Jakarta, Indonesia) https://www.instagram.com/p/B0Arrq4noSX/?igshid=e7rm8qslg4cl
Tiang Listrik Yang Berbaris - Foto ini diambil ketik matahari akan terbenam, di saksikan oleh Ibu dan Bapak Petani yang sedang menanam padi di bawah tiang listrik besar ini.
Kopi..sudut kota dan kamu..
Hai kamu yang nun jauh disana, yang jarak antara kita hanya sekitar 2 jam dengan pesawat tapi beribu kilometer jauhnya jika kutempuh dengan berjalan kaki..
Kamu yang kala itu menaruh perhatian kepadaku, ntahlah mungkin hanya aku yang merasa kalau perhatianmu padaku lebih tapi sejujurnya itu yang kurasa.
Pernah satu kali kita sibuk membahas tentang kedai kopi yang kau impikan. Saat ini kau tengah merintisnya dengan jerih payahmu, mengumpulkan bahannya satu persatu. Kala itu kita berbincang via whatsapp bahwa kelak kedai kopi itu berdiri dan aku akan menunggui pemiliknya dengan senyuman khas istri menanti suaminya pulang bekerja.
Mungkin kau sudah lupa tentang itu, tapi entah kenapa hal itu begitu membekas dibenakku bahkan ke lubuk hati terdalamku. Sejak hari kita menelusuri kota berdua, menjadi "gembel" katamu dan sejak saat itu aku menaruh kagum padamu. Pada sosokmu yang tangguh, jenaka, penuh perhatian dan cuek ya aku jatuh hati pada semua hal tentangmu.
Tapi kini ketika rasa itu membuncah, entah mengapa kamu terasa semakin jauh. Kau semakin tak tersentuh, bahkan kau tak menjawab rinduku lagi. Tak ada kau yang selalu menyambutku dengan hangat. Menyambut setiap pesanku dengan antusias, yang ada kini hanya kau yang semakin menjauh dan sulit kusentuh. Jarak dan waktu rupanya benar akan membuatmu semakin jauh dari pandanganku.
Teruntuk kamu, jika kelak kau membacanya kuharap masih ada kesempatan bagi kita untuk berjumpa. Masih ada waktu untuk kita membahas kedai kopimu dan masih ada ruang untukku dihatimu..