Dan Ini Yang Terakhir kalinya
Hai, apa kabar? Aku berharap kamu disana baik-baik saja, seperti dulu sebelum kita tak saling mengenal, dan tak saling menyapa. Dan ini yang akan menjadi terakhir kalinya aku merindukan mu, sebelum kamu benar-benar telah bersamanya, menjadi pendamping hidupnya. Terkadang aku bepikir,dia yang kamu pilih untuk bersama mu kelak selamanya adalah seseorang yang beruntung, iya dia beruntung, kenapa? Aku yang begitu menyukaimu, karna kebaikan mu, perhatianmu meski kadang caramu cuek,dan yang paling utama karna keImanan mu, dan ternyata dia yang kamu pilih.
Yaa kalau mau kata dari situasi seperti ini, aku kalah, karna aku telah diam-diam selalu merindukan sosokmu, apalagi dikala senja di sore hari dengan angin yang sejuk meyambar tubuhku, aku selalu merindukan mu, terlebih lagi ketika hujan turun dengan sangat lebat, aku selalu teringat akan tentang mu.
Yang dulunya kita teman bercanda, teman berantem, teman cerita, sekarang hanya mengenang. Tapi itu semua tak mengapa, karna datangnya sosok mu, menambah warna di dalam hidupku, Menambah semangatku untuk tak berhenti memperbaiki diri karna nasehatmu, dan karna Rahmat-NYA tidak pernah putus kepada hamba-hambanya yang tidak pula berputus asa, karna aku percaya, setelah datangnya kamu akan ada yang menggantikan lg lebih baik yang sesuai untuk ku.
Tak akan ada lagi Rindu setelah ini, jika merindukan mu, memang tak ada yang bisa menjamin, tapi aku akan selalu berusaha memalingkan perasaan itu semua.
Berbahagialah selalu, telah menemukan dia yang selalu kamu cari selama ini, yang pastinya jauh lebih dariku. Terima kasih atas waktu mu untuk ku Teman Terbaik ku...
@tukangmerindu







