Tambahkan hujatan, jika ingin. Kudung merah menerima apapun
🪼

Andulka
NASA
ojovivo
d e v o n
Lint Roller? I Barely Know Her
todays bird

roma★
No title available
No title available
dirt enthusiast

Discoholic 🪩

No title available
Claire Keane
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
KIROKAZE

JBB: An Artblog!
wallacepolsom
Xuebing Du

oozey mess
seen from United Arab Emirates

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from United States
seen from Germany

seen from Singapore

seen from El Salvador
seen from Italy
seen from Finland

seen from Poland
seen from T1

seen from United Arab Emirates
seen from Germany

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Brazil
seen from United States
seen from United States

seen from T1
@andinimasito
Tambahkan hujatan, jika ingin. Kudung merah menerima apapun
Sorry, if you want to enter my inner circle. It looks like you have to change your brain
Shut up your attitude
Satu Frekuensi
Kalau kita tidak satu frekuensi, maka akan banyak pesan yang bias. Tujuan berbicara adalah bisa di terima. Ya. Jika tidak satu gelombang, maka akan sering timpang.
Seleksi-seleksi alam memang menunjukan banyak hasil. Bukan satu atau dua kepala yang menjadi terpisah-pisah melainkan lebih dari itu. Semakin mendekat semakin melekat satu sifat kepada sifat lainnya. Sekarang, sudah terserah pada si puan empunya hubungan. Hendak berlanjut atau berlalu.
O, jangan lupa.
Tidak ada satupun mahluk di hidup yang seluruhnya identik. Apalagi soal pendapat dan cara berkritik. Bukan bagaimana menyamakan pribadi tapi tentang menyamakan presepsi. Ingat. Ada banyak faktor pembeda. Saya dan Suami mencoba melihat latar belakang kepada siapa kami berpesan. Apa saja kiranya yang menjadi pertimbangan?.
Status sosial, mohon maaf jika terlalu membuat banyak individu di kelas-kelasnya. Karena ini penting. Terlihat, ia telah dididik oleh siapa, dengan cara apa, bagaimana, dimana ia tumbuh dan bersama siapa ia dewasa. Semua itu akan berpengaruh dengan bagaimana cara ia berkata dan menyikapi makna.
Latar pendidikan, mohon maaf tidak semua yang berpendidikan juga mampu menyerap informasi dari banyak sisi. Tapi ini bisa menjadi sarana maklum terbesar saat adanya perdebatan tak kunjung usai. Dimaklum saja.
Pergaulan, dengan siapa ia bergaul akan menjadi kurang lebih sebelas dua belasnya. Ini bisa dinamakan dengan social zoning. Selektif itu perlu, karna image yang terbentuk akan kuat. Jika kita bergaul dengan seorang plagiat, bisa jadi mereka beropini kita adalah orang yang pro plagiat. Tidak semua seperti itu
Sementara,
Satu frekuensi memang sulit dicari. Silahkan memilih. Semua berhak mendekat dengan siapapun. Dan berhak menjauh dari apapun. Kadang kita diatur oleh hubungan sosial yang tak sehat. Egois sedikit pun bukan masalah. Karena nilai diri lebih mahal dari hubungan yang lama-lama jadi parah.
Hei Tumblr.
Ini anakku, yang kubawa selalu bercerita denganmu saat ia masih menjadi janin. Sudah mau 22bulan. Dia anak yang manis dan menyenangkan. Semoga Byo selalu terlindungi, terberkahi, sehat dan disayang banyak orang, serta tumbuh terus, cerdas dan Sholih.
Why did you do it?
Enteng banget emang orang-orang yang bisa dan terbiasa menyebar rahasia orang lain. Whereas, he is the owner of a secret has been very selective in looking for whom she will tell. Apakah se menarik itu rahasia orang lain untuk di perbincangkan di sebuah forum? really you are wrong to find targets !. Aku takkan diem aja. Atau aku mending diem aja ya, ga usah cerita-cerita lagi sama kamu. Temenan aja. Tapi ga perlu sedekat kemarin.
Cuma ada satu pertanyaan.
Kenapa kamu bisa melakukan itu?
Apakah sudah terbiasa? Memalukan.
The world named Love
Pak, Anakmu Sarjana
Alhamdulillah Pak, Anak pertamamu sarjana.
aku masih ingat persis di gubuk reyot yang alasnya masih tanah, dindingnya masih bambu, tiangnya dimakan rayap, atapnya asbes yang terbang ditiup angin. Bapak dan Umi bilang, aku gak bisa sekolah SMP. Nimas inget banget, itu nimas masih kelas 4 SD. Umi bilang malu nanti temen-temen SMPnya nimas kalau dateng kerumah, pasti anaknya di ejek. Pernah beberapa kali mau dikirim ke Surabaya untuk dapet fasilitas yang layak, tapi gak pernah jadi karna Bapak yakin nimas bisa bapak biayai sendiri dari hasil tutup botol saat ini.
Waktu berlalu pak, semuanya berubah cepat. Lalu berubah lagi. Nimas rekam semuanya dan nimas ingat semuanya.
Sampai dihari nimas lulus SMA, gak pernah nimas mikir buat kuliah karna waktu itu nimas ga pinter, ga mungkin masuk dengan beasiswa, nimas berusaha masuk akmil atau akabri biar gratis, tapi tes butuh ongkos, butuh biaya, akhirnya nimas langsung kerja untuk nabung buat pergi test tahun depan, gaji nimas cuma 600rb ujungnya ya habis buat menuhin kebutuhan rumah. Nimas berenti kerja, niat jadi supirnya rafi dan reva tapi gak jadi, nimas freelance, nimas kerja lagi ngejar 2012 masuk kuliah tapi akhirnya nimas nyerah, liat nugroho masuk SMA butuh biaya banyak. Yasudah nimas kerja aja, sampai di radio nimas digaji 500ribu buat ganti ongkos aja. selama 3 bulan. Nimas ketemu mas didit pak, anak orang berada, kuliah di kampus idaman bapak dulu. Nimas malu pak kalau nimas ga bisa setara sama dia, akhirnya nimas kuliah di ut, biayanya cuma 700 ribu, gaji nimas udah bisa nutupin. beberapa kali semester baru nimas suka kehabisan uang, cincin dari mbahti keluar masuk pegadaian, nimas liputan sana sini sabtu minggu buat kuliah yang akhirnya selesai tahun ini. Nimas gak mau ada yang nunda kelulusan nimas pak. doain nimas bisa wisuda sama bapak sama umi sama suami sama adek adek sama anak nimas. nimas udah berjuang, nimas udah sarjana pak. nimas udah selesai sekolahnya. Makasih pak, udah buat nimas berjuang kayak yang dilakuin bapak dan umi selama ini. Pak, nimas sarjana.
Aku menikahimu dengan kesederhanaanku Aku menikahimu dengan kesetiaanku Aku menikahimu dengan kepercayaanku Aku menikahimu dengan kejujuranku Aku menikahimu dengan caraku sendiri Cara yang tidak pernah kubagi dengan siapapun Cara yang tidak pernah ada sebelum bertemu dengamu Aku menikahimu dengan menikahimu seutuhnya Menikahi sifatmu Menikahi sikapmu Menikahi jiwa dan ragamu Aku menikahimu dengan rasa syukur tak terhingga
I LOVE MEAT, BUT CANT EAT
i have a problem with my skin since i was a kid. the problem is caused by high protein. in 2010 - 2012 I became a vegetarian (even I do not eat processed using eggs and milk like cakes) in early 2013 I returned to be a meat eater. and by 2015 I do a skin test, the result remains the same: I am high protein allergy. I finally took medicine for 1 full month and bathe using PK, applying cream with odor. I offset by eating vegetables (still eating protein). currently I am pregnant and need a lot of folate, calcium and protein that cause my allergies relapse all over the body. do I have to delay treating it until the child is born or until it is finished breastfeeding?
I just need a suggest not a question !
Kehidupan Radio
Kehidupan Radio Tak banyak orang tahu tentang orang-orang dibalik suara siaran radio. Sesungguhnya banyak tangan dan pikiran sampai kamu bisa mendengarkan di mobil, radio tuner, handphone atau streaming. Prosesnya panjang dan bisa kamu temukan di buku-buku tentang penyiaran (teorinya) kalau bertanya tentang praktiknya, tanya kepada para penggiat radio. Saya adalah salah satu penggiat radio dan saya sering menerima kunjungan dari berbagai sekolah untuk menjelaskan "Apa Radio". Saya selalu memulainya dengan : Radio adalah media yang hanya bisa kamu dengar, hanya sekali, tidak bisa di ulang, dan touching personal. Biasanya mereka bertanya tentang penjelasan saya, tapi saya sering tidak menjawab. Mentoknya saya jawab "Dengerin deh, nanti tau artinya". Lalu mereka tanya tentang hal yang biasa di tanyakan tapi malu untuk di utarakan "100.8 FM itu angka nya kita bisa milih sendiri Mba?" Kadang kalau sudah dengar pertanyaan ini, rasanya tarik nafas dalam lalu hembuskan. Dan mencoba untuk menjelaskan sesederhana mungkin. Karna untuk mereka tahu tentang lembaga-lembaga yang mengatur penyiaran sepertinya butuh waktu yang lama. Selain pertanyaan 2 tadi, mereka tanya sejarah dan sebagainya. Tapi saya selalu bilang Radio adalah Team. Bukan hanya penyiar Dik, tapi sebuah Tim. Tim yang besar. Ada yang cari uang, ada yang ngelola uang, ada yang abisin uang, ada yang mancing uang. Mereka pasti tanya uangnya dari mana, lalu bagian Iklan mulai di jelaskan. Dan mereka takjub, harga sebuah iklan ternyata sangat mahal. Padahal sering di skip oleh pendengar. Dan saya juga ikutan takjub. Iklan yang di bayar untuk saya hidup ini ternyata ga sampai ke pendengar. Radio di topang banyak departement, sama seperti perusahaan lainnya. Ada keuangan, pemasaran, teknik, program, dan beberapa bagian lain. Penyiar masuk dalam Departement Program yang isinya juga banyak orang. Ya, seorang penyiar adalah ujung tombaknya. Kita hidup dari bayaran iklan yang masuk. Mereka membayar Air Time namanya, harganya variatif ada dari 300ribu rupiah bahkan puluhan juta. Kamu pernah dengar penyiar membacakan sebuah iklan? Nah itu lebih mahal harganya. Radio itu complicated, rumit. Didalamnya banyak intrik dan persaingan. Susah kalau di jelaskan. Yang sering di ajukan adalah pertanyaan ini "Mba, Penyiar di Bayar Berapaaa?" Karna sesungguhnya ini rahasia perusahaan, maka saya tidak pernah bilang nominalnya. Paling saya bilang cukup beli sepatu adidas atau nike. Tapi saya ga bilang yang asli atau KW. Mereka dibayar per jam siaran. Variatif ada dari 20 ribu perjam bahkan jutaan per jam. Ada pertanyaan lain? Yang mendasar?
Dialog Wanita #2
Dia ini tutur katanya sangat bijak. Kadang jelimet. Tapi bijak. Setiap saya sudah mentok, saya sempatkan keruangannya. Ruangan yang kecil tapi paling nyaman. Ada 2 bangku tamu dan saya selalu langsung duduk. Iya duduk dulu baru tanya. "Sibuk ga mba?" Dia selalu bilang "Engga". Padahal dia sibuk dan kadang belum sempat ngopi atau makan bahkan shalat. Gini Mba. "Ada apa andin? Eh aku mimpi kamu lho" Dia jabarkan mimpi - mimpinya itu, tentang saya yang meninggalkan dia dan dia menangis di dalam mimpinya sampai 'isreuk isreukan' katanya. Aku disini aja, nemenin Mba "Ada apa Andin?" Lalu jasa konsultasi gratis di mulai, bisa berjam-jam lho. Saya menyukai sosok ini. Tidak pernah menyalahkan orang lain dan ia selalu jujur. "Jujur itu mahal Andin. Dulu aku punya anak buah ya, aku pertahanin dia karena dia jujur" Jujur itu kan susah di uji coba Mba. "Beda. Kalo Mail bisa. Aku telpon Mail buat nanyain temennya, si judit. : Hallo, Mail. Sama si Judit ga?. Terus Mail jawab : Mba, Kalau di depan aku sih enggak ada. Dan karna aku tau Mail itu susah bohong, apalagi bohongin aku. Aku tanya lagi : Tapi di sebelah lo ada kan Il si Juditnya?. Tau ga Mail jawab apa?" Apa Mba? "Dia bilang : Kalau di sebelah si ada Mba." Hahahahahahahahahaha "Itu contoh orang jujur yang lucu, juga polos. Setelah itu kalau aku cari siapapun aku pasti tanya dia. Dia gakkan bohong. Makanya, aku pertahanin dia. Untuk contoh yang lain, supaya mereka jujur" Masih banyak cerita konyol Mba ini kalau diingat-ingat. Tapi mungkin karena sudah berumur, ceritanya selalu di ulang. Dia salah satu orang yang gigih. Ini ceritanya : "Heran aku sama anak jaman sekarang. Kerja kok ga konsisten" Aku ya Mba? Karna aku kadang rajin ngetweet kadang enggak. "Ya salah satunya. Padahal aku nih jaman dulu ya rajin banget email calon klien setiap bulan aku email, lupa sih berapa tahun aku ngekoninnya mungkin ada 10 tahun aku terus email dia, kirim surat tanpa henti. Surat penawaran, update harga, semuanya. Aku harap dia kecantol suatu saat buat iklan disini" Terus? "Sekarang dia penyumbang omzet terbesar di perusahaan ini. Lucu deh. Dia datang kesini nyari yang namanya Puspita mana orangnya. Terus aku menunjukan diri. Lalu dia bilang keheranannya : Ada ya orang terus terusan email penawaran. Saya mau iklan disini tapi semuanya di urus sama Puspita. Rezeki ya ndin? Didapat dari usaha". Hebat. "Yang hebat adalah rasa mau yang gak putus, rasa penasaran yang ga terbatas, dan ambisi. Perempuan harus punya itu lho Ndin. Pasti ada hasil. Gak mungkin gak ada hasil. Palingan juga belum berhasil. Coba terus"
Dialog Wanita
Setelah saya menikah, saya lebih berusaha untuk terus upgrade kedewasaan saya, belajar mengatasi masalah yang belum datang kepada saya dengan bertanya kepada orang lain. Saya suka bertanya dengan kata "Andaikan" lalu "Maka apa yang harus di lakukan" mereka senang menjawab, karena alasan mata saya berbinar-binar menunjukan rasa ingin tahu yang mendalam. Lalu saya mengenal seorang wanita tangguh. Saya sudah tahu bahwa ia sangat tangguh, tapi ternyata lebih dari itu. Namanya? Jangan disebut. Saya belum minta izin. Dimulai ketika saya tanya kabar tentang anak dan suaminya. Lalu ia menjawab mereka sehat dan baik-baik saja, padahal saya tahu suaminya sedang sangat tidak baik. Ya, kondisinya sakit. Dan ia mulai bercerita di kedai ayam burger disiang bolong.
"Aku saranin kamu untuk ikut kemanapun suamimu pergi ndin, penelitian bilang suami gakkan mampu tinggal sendiri tanpa istri.. ya paling lama 2 bulan. Kalau lebih lama dari itu, paksa dia pulang"
Kenapa?
"Aku yang serumah sama dia aja pernah di selingkuhin"
Disitu dunia seperti berhenti untuk teman bicara saya saat itu, dia seperti kembali ke masa lalu. Masa dimana hatinya hancur tapi jiwanya kuat sampai sekarang.
"Aku gak labrak siapapun, adikku yang ngelakuin buat kakaknya. Beruntung punya mereka. Kamu tau kenapa aku ga berani? Bukan ga berani ndin. Aku males dosa"
Sekali itu aja kan?
"Engga kayaknya, udah buat surat perjanjian, tapi diulangi"
Akhirnya di maafkan?
"Dia janji berubah. Kalau bukan karena sayang, mungkin aku udah nikah sama yang lebih baik darinya"
Kenapa engga?
"Sayang ndin"
Sayang sama anak?
"Sayang, cinta sama dia" Masih cinta?.
Lalu keadaan semakin buruk. Memang janjinya di penuhi, tapi kebutuhan tidak terpenuhi. Seseorang yang aku ajak bicara ini bekerja 24 Jam selama 7 hari sepanjang tahun untuk 2 bahkan lebih dari 3 perusahaan.
"Kamu punya tabungan?"
Punya.
"Jangan sampai suami kamu tahu. Aku beli rumah dari tabunganku sendiri, aku punya beberapa usaha. Dia gak tau. Mungkin kalau dia tau, dia gak mau kerja. Dia gak tau aja, ya gitudeh"
Wanita ini tidak sedih sama sekali saat bercerita. Biasa aja, sambil nyebrang jalan, naik angkutan, hatinya tegar.
"Sekarang kondisinya kayak gini. Mungkin kalau kamu jadi aku. Kamu milih pisah sama dia. Dan semua orang nyuruh kamu pisah sama dia"
Kenapa engga?
"Sayang ndin. Alasannya cuma itu. Oh satu lagi, inshaa allah balasannya surga"
Dia pasti sudah sadar ya sekarang?
"Inshaa allah. Dia selalu nangis kalau ketemu aku. Dulu aku yang nangis tiap dia ga baik. Allah adil ya ndin"
Sampai kapan?
"Sampai kontrak aku selesai aja di dunia. Gak tau sampai kapan. Aku ikhlas" Anak jadinya di tanggung?
"Semua sama aku. Keluarganya juga aku dan mamaku yang support. Ndin, jangan sampai durhaka sama orang tua. Kejadiannya nyata, kamu tau sendiri kan?"
Tapi dia yang salah.
"Mungkin aku juga pernah salah. Anggap aja pembersihan dosa. Untung masih di dunia. Kalau di alam kubur kamu bisa apa?"
Intinya?
"Sabar. Milik gakkan tertukar. Usaha gakkan bohongin hasil. Ikhlas. Allah tidak tidur. Karma berlaku. Apa yang kamu tanam, kamu yang menuai. Jadi wanita mandiri ya ndin. Belajar dari pengalaman aku. Andaikan aku gak ngejar karir. Mungkin aku udah bunuh diri".
Anak Yatim.
Ini aku tulis saat adzan maghrib 30 desember berkumandang dan anakku sedang lelap mendengarkan panggilan shalat. Diluar sana bapak memanggil anak yatim yang ayahnya meninggal 1 atau dua tahun yang lalu. Saat itu aku merasa ribuan bahkan bilioneran kali lebih beruntung. Aku bukan yatim. Terimakasih allah sudah panjangkan umur ayahku, bapakku. Sedangkan bapak dan umi adalah anak yatim. Terbayang sulitnya mereka dulu punya 4 dan 7 adik. Sedangkan aku yang penuh kenikmatan ini malah sering mengeluh. Aku mencoba melihat betapa pedih seorang istri yang berjuang ketika menerima takdir bahwa ia menjadi janda. Teh Itoh. Ia harus menjadi janda. Anaknya laki laki yang bapak kasih uang tadi. Betapa hancur perasaan dia ketika tak ada lagi kawan bercerita dan berbagi keluh lelah penatnya dunia. Betapa hancur hatinya ketika jodoh yang lama datang ternyata cepat pergi. Entah apa yang menguatkan dia untuk tetap hidup sampai saat ini, selain anaknya. Sedangkan aku. Tiap malam menangisi hal hal sepele, ihwal suami tidak telpon. Atau suami pulang malam, atau suami yang di telpon tapi tak lama dia tidur. Ya rabb. Jadikan aku umatmu yang tak lupa bersujud dan bersyukur.
Sendirian. Aku Gamau Sendirian
Dari awal hamil engga di temenin sama suami dan merasa 'baik-baik' saja padahal ya tiap hari sempoyongan. Belum lagi migrain yang kebangetan sakitnya setiap hari harus kicep kicep sempoyongan soalnya mata kiri kudu nutup biar ga berasa banget. Setelah semua itu berakhir, insomnia yang hebat luar biasa top sebulan lebih kudu tidur diatas jam 2 bangun jam 6. Gitu terus tiap hari. Butuh dan mau apa apa harus self service sampe gue ga ngalamin ngidam kepengen apa gitu engga sama sekali, piku pinter karna gak ada yg bisa dimintain tolong. Semakin berat rasanya kalau suami pulang lalu balik lagi kerja. Butuh normalin kondisi psikologis paling bentar 3 hari. Kadang sampe ngerasa : kenapa gue ditinggalin sih?
Nangis udah ga keitung, paling dikit 2 kali seminggu. Kadang bangun tidur tengah malem gue nangis sesegukan, kadang pagi pagi, kadang siang bolong, kadang malem lagi nonton yang lucu aja gue mewek. Ngerasa banget sendirian. Sendirian. Sendirian.
Sampe rasanya gue udah di tahap depresi sih ini. Belum lagi suami selalu menyarankan tinggal di jogja buat menghilangkan kesendirian gue. Bukan di bogor kek ya. Jadi ngerasa makin sendiri.
YOGYAKARTA
2010, Ibuk harus Mau pergi ke Jogja dengan alasan untuk syarat kelulusan, basi. Akhirnya ibuk pergi, pulang ga bawa oleh oleh loh, karna ibuk yakin, suatu saat ibuk akan lebih sering lagi kesana.
2012, Ibuk kembali ke kota itu dengan tidak ada perubahan apapun dalam diri ibuk, cuma nganter mbah uyut lanjut pulang ke surabaya.
2016, Ibuk kembali ke jogja untuk ternyata dilamar jadi istri Bapakmu.
2017, Ibuk pergi lagi ke jogja untuk mengukur baju dan banyak persiapan lainnya. Iya Nak, persiapan Pernikahan Ibuk dan Bapak. Bulan Mei, Ibuk bawa semua keluarga ibuk kesana, Ibuk menikah di Jogja, 14 Mei 2017.
2018, Ibuk pergi ke jogja untuk melahirkan kamu. Dan rasanya ibuk takut, tapi semoga kamu tidak. Yaaa kita bisa ya nak, kita akan sehat slamat dan sempurna. Kamu dan Ibuk akan berjuang, Allah yang akan menjadi pegangan Ibuk. Bukan siapa siapa.
Ill cary you everyday with love ❤ Iloveyou my Pramandaku
Jika aku tidak kembali
Kutitipkan Ibunda dan Ayahanda kita kepada kalian adik-adikku.
Dan jagalah keponakan kalian ini.
Jika aku tidak kembali, balas lah budi kepada kakak ipar kalian meski sedikit. Cobalah untuk terus berjuang.
Jika aku tidak kembali, tolong jaga shalat kalian. Sampaikan maafku kepada rekan rekan kerjaku dulu. Aku tak punya hutang. Maka tidak ada yang harus kalian bayar.
Aku ingin ada di dekat kalian, jangan tinggalkan aku jauh dari kalian. Ajaklah piku ketempatku minimal setiap lebaran atau setiap ulang tahunku.
Kutitipkan perjuangan ini.