Tuhan tidak tidur. Ini hanya perihal waktu.
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
One Nice Bug Per Day
Mike Driver
Stranger Things

JVL

JBB: An Artblog!

Kaledo Art
AnasAbdin

Discoholic 🪩
tumblr dot com
trying on a metaphor

祝日 / Permanent Vacation
taylor price
noise dept.

oozey mess

if i look back, i am lost

⁂

Product Placement

ellievsbear
No title available
seen from Finland

seen from Albania
seen from Mexico
seen from Mexico
seen from South Korea
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Kenya

seen from Malaysia

seen from Spain
seen from Belgium

seen from Türkiye

seen from United States

seen from Ecuador
seen from Brazil
seen from Russia

seen from Japan
@delapanbelass
Tuhan tidak tidur. Ini hanya perihal waktu.
Buku yang lama tertunda ku baca
Setiap kita mempunyai power jauh di dalam diri-sendiri yang tidak dapat diraih oleh sesiapapun itu.
Sebuah tempat yang sangat berharga diciptakan oleh tangan tuhan dengan indahnya, jauh bahkan sebelum kita lahir ke dunia.
Tidak ada yang bisa mengendalikannya kecuali diri-sendiri, hanya saja sering-tidak di sadari.
Tidak ada yang paling berharga dari seorang perempuan yang di ciptakan di dunia ini.
Perempuan di titik-nol.
"Tuhan tidak akan membawamu sejauh ini hanya untuk gagal"
Proses
Semoga selalu ada jalan untuk pulang.
Melihat begitu banyak yang berlalu begitu saja, kadang terasa seperti oh ya harusnya seperti ini dulu tetapi waktu akan terus berlanjut, tidak terhenti, kemana dan sampai kapan.
Ibu dan Ayah tidak pernah menuntut apa-apa, meminta atau pun memaksakan suatu hal. Katanya, biar waktu yang menentukan hal baiknya.
Berusaha tenang dan terlihat baik-baik saja kadang manusia terlalu mendramatisir. Duduk sebentar dan tarik napas.
Tidur dulu besok kita lanjut jalan lagi...
Kadang terpikir siapa yang paling akan merasa kehilangan saat tubuh ini telah tiada atau apakah tuhan akan menempatkanku di surga atau sebaliknya.
Kepada siapa saja yang akan kutemui nanti, mati itu perihal pasti kapan pun bisa terjadi.
Semoga kita selalu diberi hidayah untuk selalu bertaubat dari perbuatan-perbuatan kita. Aamiin.
Beberapa tahun belakangan sakit yang sudah jarang kambuh kembali lagi, entah apa yang mendiami diri muncul kembali.
Lelah sekali harus melihat pil-pil kecil yang cukup banyak. Bahkan dokter kali ini mengatakan semuanya normal-normal saja.
Setidaknya masih bisa bertemu orang-orang yang kusayangi.
semoga segera pulih dan membaik diriku.
semoga berjalan dengan lancar segala sesuatunya aamiin.
Kau akan selalu menemukanku disini
Walau pun hanya sebagian.
Terkadang menahan kata-kata untuk di ucapkan itu lebih baik. Dari pada harus memuntahkan isi kepala.
Kita memang tidak harusnya menggantungkan atau berharap lebih untuk mendapatkan feedback.
Melakukan sesuatu dengan mandiri, menyelesaikan pekerjaan dengan mandiri dan mengurus ini itu dengan mandiri. Seharusnya lebih ku tanamkan lagi dalam diri sendiri.
Sebab, mati pun akan sendiri juga bukan?
Hei im here again, its so sad to be me:)
And finally
She chose
Herself
Cause I’m brittle at the parts where I wish I were strong.
I told my self, you can deserves evrything about your pain or sadness, you can deserve it. But only thing i know this isn't make sense at all.
Kau termangu berdiri disana
Matamu menyoroti tiap sudut ruang
Lampu semakin redup
Tapi orang-orang masih berlalu-lalang
Disekelilingmu seperti asap yang bergerak
Nafasmu semakin tidak karuan
Detak jantung kian terdengar
Matamu nanar menatap lurus
Kau kembali lagi ditarik jauh kebelakang
Kau pun kembali sekali lagi
Ingatanmu tidak ingin dilupa
Seperti rintik hujan, yang tidak merintih saat terjatuh
Hembusan angin sedikit membelai ujung hidungmu
Kau lupa untuk tidak melupa
Tetap sama saja
Alunan lagu seperti mendukung suasana ini
Ah sial
Kau hembuskan nafasmu sebisa mungkin
Dan kembali duduk
Lalu meminum coklat machiato kesukaanmu
Terus berulang
Hanya kamu yang bisa merubahnya
Percayalah.
I'm trying so hard with my self.
Langit cakrawala tiba tiba meredup
Hembusan angin meniupkan asa
Sedikit celah ditengah awan
Memancarkan sinar remang remang
Gemericik air mengantarkan kedatangannya
Genangan ikut merayakan
Menghampiri sudut kota yang kian padat
Rintiknya berhamburan
Hanya sebentar namun banyak yang berlarian
Seakan takut di selimuti basah
Padahal air adalah sumber penghidupan
Lucu kataku
Larik larik doa dari gumam juga ikut menyertai
Akan terus bergulir seperti itu
Beberapa terlelap oleh senandungnya
Selebihnya merapat terjangan di bawah awang awang
Gerutu awan menegaskan kekuasaan
Tapi rona jingga menunggunya reda dengan kesetiaannya
Tak apa katanya
Semua sudah punya porsinya masing masing katanya lagi
Dan ia mengucapkan terima kasih
Untuk dirinya yang kuat sampai sejauh ini
Semoga lekas pulih
Kau hebat kataku pada diri sendiri.
Selasa, 12 Januari 2021
Duduk dulu sebentar, tarik napas dalam dalam
Jangan dipaksakan, satu per satu.