Mencari Jawaban
Jika ada yang pernah mengalami hal yang sama, tolong jelaskan.
Akhir-akhir ini gw begitu ingin tahu mengapa sebagian orang Islam membenci syariat Islam dan nyinyir pada sesama muslim. Gw ingin tahu penjelasan ilmiahnya, psikologinya, bahkan hingga ke akar spiritualnya. Karena itu, gw mencoba mengawali pencarian sebabnya dari pengalaman gw sendiri.Â
Mengapa ingin tahu? Karena dengan tahu, kita akan lebih mengerti dan bisa meredam emosi ketika ghirah yang sesungguhnya baik menjadi emosi tak terkendali.
Gw lupa entah ketika SMP atau SMA. Gw beragama Islam, gw bahkan berkerudung sejak SMA (walaupun niatnya bukan menutup aurat) akan tetapi tanpa sadar gw meyakini bahwa Islam ini ada saja salahnya. Gw tidak mengerti kenapa, tapi gw tidak suka dengan konsep kesempurnaan Islam meski gw sendiri beragama Islam.Â
Gw suka banget membaca dan ke perpustakaan sendirian di saat teman-teman nge baso dan pacaran. Atau ke warnet untuk belajar internet dan chatting dengan orang luar negeri di saat teman-teman cari pacar polisi. Suatu hari gw baca buku orang luar negeri, tapi lupa namanya, seingat gw orang Belanda. Dia menulis tentang sejarah Islam masuk di Indonesia, yang menurut dia dilakukan baik dengan cara halus ataupun dengan kekerasan.Â
Saat itu, gw girang menemukan seseorang yang akhirnya menuliskan bahwa Islam disebarkan dengan cara yang kasar pula, tanpa peduli apakah itu benar atau tidak. That’s mean this religion is not perfect, pikiran gw saat itu. Alhamdulillahnya, entah bagaimana Allah mengatur supaya gw sedikit belajar tentang Islam.
Ketika SMA, gw pernah ikut agenda rohis 1 kali hanya untuk tahu apakah keputihan itu najis atau tidak (yes,gw sangat terobsesi dengan taharah dan najis sejak SMP). Lalu gw ikut juga mentoring - mentoring yang entah bagaimana gw bisa bergabung, belakangan gw tahu mereka dari partai tertentu. Tapi at least gw mulai berteman dengan orang-orang yang concern belajar agama, meski di beberapa sisi gw kurang sepakat dengan apa yang mereka sampaikan atau cara mereka menyampaikannya. Beberapa gw anggap konyol, dan kalau sekarang beberapa orang itu ngomong kayak waktu itu, pasti gw bantai habis-habisan.
Hingga sekarang, gw terus menganalisa kenapa gw dulu begitu ingin mengetahui keburukan Islam dan suka ketika Islam dianggap buruk. Ketika menulis ini, gw sedikit berpikir, apakah ini karena masa lalu waktu TPA gw di lingkungan gw diajarkan bahwa megang anjing itu najis dan nanti anjing akan dibakar di neraka? Saat itu gw begitu terluka, mengapa agama gw kayak begitu? Kenapa Allah menciptakan dia menjadi anjing lalu dibakar di neraka?Â
Detik ini, ketika gw menulis untuk mencari jawaban mengapa dulu gw membenci Islam, gw sedikit menemukan celah dan penjelasan, mungkin karena pemahaman tentang agama yang dijejalkan ke gw ketika kecil itu keliru, maka gw salah memandang agama ini. Atau ketika gw perlu bertanya tentang sesuatu, gw ga menemukan orang yang bisa menjawab atau setidaknya mengatakan bahwa pertanyaan gw itu wajar dan akan terjawab nanti. Gw pernah bertanya tentang sesuatu tapi ustadz gw bilang gw belum kelasnya membahas itu, lalu gw kecewa. Alhamdulillah menemukan teman-teman dan murabbiyah di ITB yang menjadi kawan mencari ilmu.
Hingga detik ini, selain sebab-sebab terdeteksi di atas, gw masih pingin menggali. Ada sebab apa sebagian dari orang Islam nyinyir terhadap Islam? Kalau gw orang psikologi atau sosiologi, mungkin udah gw jadikan topik penelitian.
Sekali lagi, jika ada yang pernah mengalami hal yang sama, atau mengerti dengan kondisi ini, tolong jelaskan. I’ll really appreciate.













