21 Ramadan 1443 H
Malam ini mulai memasuki 10 hari terakhir bulan suci Ramadan, empat tahun yang lalu kami ditinggalkan Abi di momen ini, dan kami bisa membahas hal tersebut tanpa tangis beberapa jam yang lalu. Sejak saat itu, selama bulan Ramadan selain beribadah dan menjalani kahidupan seperti biasa kami juga selalu teringat momen kepergian Abi yang sangat menyakitkan sekaligus membahagiakan karena Abi bisa pergi dengan keadaan terbaiknya, semoga saat ini Abi sedang menikmati alam kubur, aamiin.
Aku masih ingat betapa baiknya Allah saat Abi meninggal aku berada di sampingnya dan diberikan 1 milyar kekuatan dibanding biasanya untuk bisa menerima kenyataan, meskipun pada hari ketujuh setelah kepergiannya di waktu maghrib aku tumbang seketika hilang kekuatan yang Allah titipkan saat itu.
Hari demi hari berhasil kami lalui, kehidupan seperti biasa dijalani namun kesedihannya tidak hilang, sepertinya tidak akan pernah hilang, hanya saja kami menyembunyikan, posisinya masih di tempat yang sama, rasanya selalu ada yang kurang, tapi yang mengambilnya adalah Sang Pemilik.
Waktu lumayan berjalan cepat, aku senang, artinya kami akan segera bertemu, semoga aku, keluargaku, sahabat-sahabatku bisa menyusul kepergiannya dengan keadaan husnul khotimah, semoga nantinya kita semua bisa mendapatkan nikmat kubur, dijauhkan dari api neraka dan bisa bahagia kembali di surga-Mu, aamiin










