15 hari
Ternyata setelah 15 hari aku bisa juga beradaptasi dengan rutinitas tanpa ngantor. Kukira setidaknya aku butuh sebulan untuk mampu menghadapinya.
Hari-hariku kembali disibukkan dengan berbagai kegiatan seperti sebelum aku ngantor. Bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, berbelanja untuk menu besok, mencatat rekap hasil penjualan kecil-kecilan yang kini kulakukan dan menemani si kecil untuk bermain dan belajar hal baru baginya.
Meski terkesan aku tak sibuk-sibuk amat tapi ada satu yang membuat aku merasa berbeda.
Aku melaluinya dengan tidak meninggalkan rasa bersalah. Berbeda sekali saat aku masih bekerja dan harus menitipkan si kecil di tempat penitipan anak.
Kini aku telah membayar perasaan itu sekarang. Dan segala puji bagi Allaah, aku mensyukurinya.










