Sebuah pertanyaan.
Bermula dari perkenalan itu. Hingga akhirnya kita sering bercakap dengan saling bertukar kalimat dan emoji. Entah mungkin aku melakukan kesalahan yang kau tak sudi maafkan. Atau memang ada hal yang kaubenci dariku, karena kemudian kau menghilang tanpa sebab. Segala tanya berputar dalam otak, menuntut dan menghantui. Mereka ingin dijawab. Aku pun begitu, namun tak pernah kutemukan jawaban. Untukmu, jika memang ada sebuah luka yang tertoreh karenaku, kumohon beri aku tahu. Jika memang kau tak ingin aku menyembuhkan itu, setidaknya biarkan aku tahu salahku agar tak lagi ada orang yang pilu karenaku. Atau, jika bukan itu maksudmu menghilang dariku. Mengapa seakan kau teramat benci aku? Maafkan aku atas segala luka yang tertoreh padamu. Juga atas segala kesalahan yang belum dan atau akan terjadi nantinya. Sungguh tak pernah ada hatiku bermaksud menyakitimu.













