Belajar Jujur terhadap keinginan diri sendiri
Haaayyy.... Lama gak corat coret lagi. Kali ini aku ingin ngebahas tentang,belajar jujur dulu terhadap keinginan diri sendiri. Beraaattt...!!
Baca sampai selesai,jangan dulu menyimpulkan sesuatu jika belum di baca sampe habis,karena masalah timbul karena belum jelas tapi kita sudah sok tahu. Ingat kita bukan Tuhan.
Tulisan ini juga bukan menyinggung seseorang atau sekelompok orang,ini tentang saya
Sekedar,sharing aja lah yaa. Kita gak bisa pungkiri,dalam hidup ini begitu banyak keinginan yang ada di pikiran kita yang ingin sekali kita wujudkan.dan tak dapat di sangkal demi mencapai suatu keinginan ,kita harus mencari pembelaan atas apa yang ingin kita wujudkan.
Aku,tak menampik kalau diri ini pun sering sekali seperti itu.anda juga kan? ..apa gak?
Hahaha terserahlah yaa, tapi disini saya cuma ingin kita sama2 bisa belajar jujur tanpa harus mencari pembelaan,atau alasan logis yang bisa di terima orang lain. Sebenarnya tak perlu.kita cukup jujur aja apa yg diingankan kita dan alasannya apa.
Sebagai contoh, kita berencana pergi kesuatu kota, dan sebenarnya di kota tersebut kita punya saudara. Alasan kesana untuk cari kerja atau mungkin kuliah. Dan tak bisa di pungkiri karena jiwa muda masi menggelora kita juga ingin berpetualang,right dan kita memutuskan untuk tidak tinggal di tempat keluarga.kita ingin sendiri,dengan alasan yang logis.tidak ingin merepotkan,menghemat transport.dsb. padahal alasan sebenarnya,kita tidak ingin jiwa bebas kita terkekang..
Logis sih jika alasannya gak enak,klo capek bla bla bla tka bisa bantu-bantu semaksimal atau kalau pulang telat gak enak juga. Tapi coba aja deg kita jujur,kalo di tanya kenapa sih kamu gak mau tinggal di sini ( rumah keluarga) berani aja ngomong. Saya ingin bertangungg jawab atas segala apa yang saya ingin lakukan.,jika di bilang ahhh kamu ingin bebas kemana saja mungkin..iyaa benar .. ahh bilang aja pengen senang-senang , iya benar. Mungkin jawaban2 kita tidak akan di terima oleh orang lain. Tapi setidaknya kita sudah jujur,terhadap mereka tentang apa yang ingin kita lakukan. Dari pada nantinya ke pergok jalan tengah malam,nahhh itu akan parah sedangkan alasan kita itu mungkin sederhana waktu ngasih alasan ingin tinggal sendiri karena gak enak kalo pulang gak bisa bantu maksimal di rumah.Memang berat,saya juga belum bisamelakukan dengan baik. Tapi selama setahun ini saya belajar,kalau kita tuh makhluk bebas. Tapi harus penuh kejujuran dan lebih dulu jujur terhadap diri sendiri apa yang ingin kita lakukan sendiri.
Saya nulis ini bukan untuk menghakimi orang lain,atau teman-teman. Saya tau tulisan ini mungkin tidak bisa di terima. Itu manusiawi. Saya tak ingin menghakimi.tergantung masing-masing kita koq cara menanggapi. Hidup juga di jalani sendiri2,bantu orang seperlunya karna kita makhluk sosial. Selebihnya biar kita yang tentukan arah hidup kita kemana.