Hi..try jadi orang positif ya..
Macam dulu-dulu, please..
Keni

Jar Jar Binks Fan Club
No title available
EXPECTATIONS

if i look back, i am lost
I'd rather be in outer space 🛸
🩵 avery cochrane 🩵

shark vs the universe
official daine visual archive
Cosmic Funnies
YOU ARE THE REASON
ojovivo

gracie abrams
Sweet Seals For You, Always
Cosimo Galluzzi
macklin celebrini has autism
untitled
NASA

Product Placement

Jimmy Eat World
seen from Japan
seen from Sweden

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Pakistan

seen from Germany

seen from Italy

seen from United States
seen from Venezuela
seen from Congo - Brazzaville
seen from Bangladesh

seen from United States
seen from India

seen from United States

seen from Pakistan

seen from Malaysia

seen from Brazil

seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from United States
@nhjsworld
Hi..try jadi orang positif ya..
Macam dulu-dulu, please..
Hi, still not enough
Masih tidak cukup, segala penat lelah
Semuanya masih tidak cukup. Masih tidak cukup pada pandangan orang lain.
Tapi pandangan suami aku kata tiada apa-apa yg perlu di tegur. Lain lah kalau suami sndiri tegur.
Kenapa ya, kenapa harus sempurna semuanya.. 😊
Sayang love you.. Abang
Terima kasih, sudah pandai mencari tempat untuk melempar habis segala kelelahan dan gundah
Orang mungkin mengira kau terlalu suka diluar berfoya-foya berbanding di rumah
Kau dibilang tidak tahu melakukan kerja rumah, tidak tahu mengurus suami, tidak tahu melakukan apa-apa
Orang berkata-kata seenaknya, sedangkan suamimu tidak bilang apa-apa
Mungkin mereka terlalu ingin melihat kau menjadi perempuan sempurna tanpa sedikitpun salah. Mungkin mereka tidak tahu, seberapa lelahnga perjalananmu keluar kerja ke tempat jauh kemudian balik malam masih kuat menyediakan makanan untuk suamimu.
Mungkin mereka tidak tahu, betapa lelahnya kamu terus2 diperhati dan tidak boleh melakukan apa-apa kesalahan.
Mungkin mereka tidak tahu
Mungkin mereka terlalu tidak tahu
Betapa lelahnya sekembali dari kerja kau lihat pekerjaanmu sebagai seorang isteri sudah dikerjakan oleh orang lain..
Betapa hancurnya perasaanmu ketika kau tahu kau akan diserang lagi nanti dengan alasan kau tidak pandai melalukan apa-apa
Sampai bila harus duduk di rumah ini suamiku..
Sampai bila harus begini tertib di depan orang
Harus sampai bila isteri mu ini bertahan dengan persaannya.. Dan bersabar dengan jiwanya?
Tahu kah kau, isterimu tidak sekuat yang kau kira..
Ya Allah, engkau bukakan la peluang dan ruang untuk kami keluar daripada rumah itu.. Ya Allah, apakah perasaanku ini terlalu berlebihan?
Hi love, would it be fair... If im asking something that can hurt others?
Or, should I just live with this kind of feeling lingering deep down and burst when Im all alone?
I love you, and I hope I'll get this things about my feelings and depression over as soon as I can..
Dear self, this is where you should hear more about yourself...
Please, more sincere on your words here
Persoalan mengenai perasaan selama menghuni rumah ini mengundang sebak yang cuba aku sembunyikan.
Tersiksa memang bukan perkataan yang sesuai, namun tidak selesa benar-benar menyelubungi sehingga di terkebelakangan ini sudah hampir hari-hari aku cuma berkurung dan tidak bergaul
Menghampiri satu tahun usianya bahtera ini telah kita kendali,
Tidak mudah bertahan ketika badai seperti hampir menenggelamkan kapal,
Tidak mudah juga menerima ketika perjalanan kita seperti semakin hilang arah tujunya.
Adakah sehabis setahun ini, kita akan sesama masak pada tiap perangai kita?
Atau semacam apalah akhirnya kesudahan kita untuk seusia muda ini perhubungan kita...
Dulu itu aku terlalu asik mengungkapkan, bahkan ketika aku tidak apa-apa, aku sering mengatur kosa berantakan.
Menurutku, menulis itu sebenarnya obat. Kau harus punya masa mengatur segala macam yang sedang minda mu serabutkan.
Jika terus di simpan, bahkan memori telefon saja bisa langsung menaikkan notifikasi tanda kepenuhan disk storage apalagi otak kita yang tidak bisa di reset.
Mungkin banyak hal lagi perlu aku katakan.
Mungkin banyak hal lagi ingin aku luahkan.
Tapi aku harus pergi dan menghadapnya.
Berat, tanpa pengertian.. Dan sepertinya tanpa penerimaan. Untuk apa? Dan mengapa? Sehingga harus sebegitu sekali..
Mungkin masih tidak juga 'dera' pada jiwa ku sehingga tidak terlihat rasaku. Tulus itu, terlalu lut untuk dinampakkan.mungkin harus sampai sengsara lagi, baru mereka lihat sayang itu bukan mainan yang besok bisa saja aku tinggalkan.
Mungkin harus berkorban lebih lagi, biar mereka lihat dan puas melihat aku mengorek dalam2 sayang itu.
Mungkin harus sehingga sakit dan pengsan. Mungkin juga aku tidak bisa terlalu meminta2.. Mungkin juga aku tida bisa bermanja2..
Mungkin lagi... Ini cuma ujian. Dan ujian ini terlalu berat
A lot things happened...
From this to that
From that to this
As time fly... Ive become more silent towards my self. No more time to confess. No more words to describes.
Today, world seems a bit different from a year before or years back then.
Today, every person were struggles to get back on their feet. To actually overcome these disastrous event.
Today, I feeling were not the same compared to those years back.
I wish, I strong enough to face the obstacles.
I wish, I wouldn't cry anymore.
I wish, mom will soon healthy again.
Hey.. I miss you. When will we meet again? Although I don't really like to meet you in a person before we marry and became halal. But I really do miss you. Miss me?
I love you, kesayangan. 😊
hey, I love you.
Bahagia itu, sesuatu yang begitu subjektif untuk terus di deliberasikan.
Tidak terluah meski terlalu banyak kata bisa menggambarkan
Tidak tergambar meski terlalu banyak wadah bisa menangkapkan
Tidak tertangkap meski beribu manusia terkejar-kejarkan.
Kehadapan bahagia, mahukah kau berhenti terus di dekat ku tanpa ingin berlalu? Atau kau nantinya cuman salah satu lagi ujian terhebat yang bakal menggegar ragaku?
Bahagia, aku begitu takut kehilanganmu.
Ianya akhirnya berakherr… Terakhir? Masih tidak pasti. Karna keputusannya masih di bilik dingin dan di atas tangan para manusia yang memegang pena merah.
Kami yang dari belima menjadi bertiga. Dan ini juga moman tak ter-kusangka bakal aku alami. Aku masih berdiri di hujung tebing terakhir ini. Yang aku kira dulu, aku mungkin juga bakal tidak bersama barisan mereka lagi.
Tahniah, telah mengigih usaha sampai ke terakhir jalan ini. Meski masih tidak habis simpang siurnya. Tapi percayalah, seperti yang telah aku katakan dulu. Ini adalah permulaan kepada sebuah pengakhiran, dan pengakhiran kepada sebuah permulaan. https://www.instagram.com/p/B1K8KkJjaPmMGTSRa0KCT651-_jttC4NzgK2ZQ0/?igshid=13zp8gfefefz2
Freshhhhh!! Wuarghh