[Bukan sekadar 25 November] • Ini hari apa? tanggal bulan berapa? saya merasa ada sesuatu yang teringat ketika masa SMA merayakan hari guru • Barangkali sama seperti hari-hari lainnya, hati saya pun tak menentu. Dalam banyak kesempatan, saya sedang menggarap beberapa tugas kuliah, nge-Bem, abis nyalon (bukan rambut ,Red), mendirikan semacam institusi bermanfaat, mengajar di sd, memperluas pengetahuan, membangun jaringan, berbakti pada Allah swt dan orang tua, juga terkadang sesekali saya kepikiran jodoh • Disaat yang bersamaan aktivitas yang saya lakukan ialah buah dari pembelajaran guru-guru saat di boarding lalu, terkadang juga ketika mendapatkan cobaan mencoba mengingat perjuangan saat Sma lalu, pokoknya ketiga guru difoto itu yang membuat hidup saya penuh akan makna • Mari kita lupakan segala penat. Saya ingin mencoba mengelaborasikan pesan-pesan dari para ustaz ustazah • Perkenalan sejenak, dari panutan kehidupan paling kiri, Ustad Julyasman. Teringat awal mengajar dan kebetulan satu asrama. lanjut pada yang ditengah guru paling slow, Pa diki. Sangking slownya waktu tidurku pun bertambah hehehe. Paling kiri, Ustad Amin. Tiga tahun diajar matematika sama beliau yang sedia setiap waktu untuk belajar dirumahnya • "Kuliah masa pengembangan diri" Begitulah kata-kata yang sering diucapkan. Entah pada tahapan apa saya merasa hingga detik ini belum banyak kebaikan yang saya perjuangkan. • Disaat yang bersamaan pula, permasalahan datang silih berganti, tapi saya yakin disetiap permasalahan Allah punya jalan keluarnya. Mengingat masalah terkadang saya lupa untuk bersyukur dapat masuk universitas kebanggaan ini, doa guru-guru inilah yang saya yakinkan sapat menghantarkan saya saat ini • Memikirkan besok berarti memperjuangkan hari ini. Terimakasih guru, sekaligus teman yang memberi pemaknaan yang luar biasa di hari-hari lalu • Fisipol UGM, Yogyakarta 25 November 2016 • #hariguru #25Novemver #NFBS #Endeavour















