Layaknya sebuah koin, pacaran juga memiliki dua sisi, ada enaknya ada paitnya.
Sebelum lanjut gw akan selalu bilang kalo ini murni berdasarkan pandangan subjektif gw, ada yang relevan dan ada juga yang bertolak belakang.
Sisi enak dan paitnya akan gw ceritakan secara random, jadi gak gw urutin enaknya dulu baru paitnya atau sebaliknya. Mungkin selang-seling.
Gak enaknya pacaran itu yg pertama adalah pertemanan semakin mengecil. Alasannya karena waktu banyak dihabiskan dengan pacar. Apalagi kalo masih baru jadian, beeeuuhhh itu dunia serasa milik bertiga (lu, pacar lu, dan cinta kalian).
Tetapi kabar baiknya adalah lu gak harus pusing kalo ada film bioskop baru, pengen beli sepatu, maen ke tempat wisata yang baru dibuka, lu udah tau orang yang bisa lu ajak.
Pait yang selanjutnya adalah lu gk bebas sebebas-bebasnya. Haahaha ini kejadian baru beberapa hari yang lalu. Gw upload tiktok duet dengan cewek lagu "papah muda". Di sana gw cosplay sebagai gagak. Cuman nyanyi, "Akhh, akhhh, Akhh" doang, dan doi ngambek 😂
Kabar baiknya adalah lu punya partner untuk bisa diajak berkembang. Tapi itu tergantung dari passion lu dan pasangan lu. Kalo sama atau setidaknya bisa saling melengkapi, thats good idea for growing up together.
Ada lagi kepaitan yang akan lu rasakan adalah rasa bosan. Ya itu semua akan terjadi ketika memang harus terjadi. Jangan dilawan jangan ditentang. Akui dan coba berdiskusi.
Kabar baiknya adalah rasa bosan bisa dihilangkan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang gw lakukan adalah mengajarkan doi maen game, lalu kita #ANJAYMABAR
Ya udahlah ya. Sekali lagi itu berdasarkan subjektif dari yang gw rasakan.
Pacaran pasti akan membuat lu berubah. Bisa berubah menjadi lebih baik ataupun lebih buruk, tergantung bagaimana diri lu menjalaninya. Ketika lu menyadari bagaimana perubahannya, lu bisa mengambil konklusi, "another agenda" atau "another one"
.
@henniarum @pcltelor @sekotenggg @fadhila-trifani @adhit21











