Kata orang-orang, setiap manusia punya jalannya masing-masing. Tidak dengan aku. Aku tidak merasa memiliki jalan. Yang aku pijaki ini adalah jalan orangtuaku. Aku tidak memiliki kuasa atas langkahku. Ingin kemana, bersama siapa, melakukan apa, semua sudah didikte sedemikian rupa. Nasib lahir di keluarga yang menjunjung tinggi otoriter, memang. Orang tua ingin aku melakukan A, B, C, D, E ya harus melakukan itu. Tak ada pilihan bagiku untuk melakukan V, W, X, Y, Z. Sejak kecil aku sudah dimasukkan berbagai macam les. Jika diabsen sepertinya sudah semua. Kecuali les mencintaimu apa adanya. Dari les musik, menari, berenang, sampai les semua mata pelajaran. Outputnya? Tidak ada satupun passion yang melekat hingga kini usia nyaris berkepala tiga. Bisa hanya sekadar bisa. Tak ada satupun yang dari rentetan les-les itu menjadi kesukaanku. Muak. Mungkin karena terlalu dipaksa. Bahkan pilihan ingin bersekolah dimanapun orangtuaku pilihkan. Harus di sekolah dengan kualitas terbaik minimal di kota kami. Aku dituntut harus memiliki nilai mendekati sempurna. Padahal kepintaran anak tak hanya menyoal akademis. Tapi apalah aku, hanya seorang anak yang tak memiliki jalan. Jalanku adalah jalan yang diatur sedemikian rupa oleh orang tua, agar aku tetap berada pada rutenya. Beranjak dewasa, aku berharap bisa menentukan jalanku sendiri dengan memiliki kebebasan memilih kampus dan jurusan yang aku minati. Nyatanya kesempatan tak aku miliki. Lagi. Aku harus menuruti apa mau orangtuaku. Kedokteran, kata mereka. Alasannya aku harus lebih baik dari orangtuaku yang hanya memiliki apotek dan klinik bersalin. Baiklah, aku turuti. Sampai pada memilih pasangan sekalipun, aku tak memiliki hak untuk menentukan ingin bersama siapa aku menempuh hidup yang kata mereka baru pasca menikah kelak. Semua sudah diatur. Seperti Siti Nurbaya, aku dijodohkan. Terbanyang seberapa membosankannya hidupku? Maka, jika aku melihat kutipan singkat yang banyak berseliweran mengenai semua orang memiliki jalannya masing-masing, aku akan tertawa miris. Oh, tidak semua, Rosalinda! #aksarannyta @30haribercerita #30haribercerita #30hbc1908 #30hbc1908jalan https://www.instagram.com/p/BsXA7o9gyi6/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=rdf6nol1m22











