4. Gadis Jeruk -- #JosteinGaarder . . Georg, anak laki-laki usia 15 tahun, baru saja mendapat surat dari ayahnya yang telah meninggal 11 tahun yang lalu. Sebuah perjalanan batin seorang Georg melalui surat-surat ayahnya. Dia tak habis pikir mengapa ayahnya, di kala mennjelang wafat, memutuskan untuk melukiskan kisah cintanya dengan seorang gadis misterius--Si Gadis Jeruk. . Gaarder selalu bisa menyusun cerita petualangan dengan sederhana, penuh misteri dan mengharukan. Bersama Georg, melalui surat Sang Ayah, saya diajak menjelajahi sebuah dunia yang di dalamnya kehidupan nyata dijalani seperti dalam dongeng. Dari sebuah kisah cinta, beralih ke perenungan tentang alam semesta, sampai pada pertanyaan filosofis tentang hidup. Sebuah pertanyaan yang sangat penting bagi hidup kita. Saya dan Georg pun terhenyak, mungkin terisak, tertampar dengan pertanyaan itu. . Membaca buku ini tepat di hari menggenapkan usia di angka 26, sungguh membuat saya sesak napas. Saya akhirnya paham kenapa 4 tahun yang lalu seseorang begitu memaksa saya membaca buku ini. . Kepada 'orang'--pemilik buku ini--terimakasih telah meninggalkan saya bersama buku ini di suatu sore yang teduh. Hamparan laut dan langit yang hanya dipisahkan semburat senja hari itu masih saya ingat dengan jelas. Suatu waktu kita bertemu lagi, saya tahu tidak akan ada cerita di antara kita, mungkin hanya sekedar bertukar jawaban dari pertanyaan di buku ini. . #50bookstoread #GadisJeruk #TheOrangeGirl











