Benjolan di Vagina Bernanah, Apa Penyebabnya?
Munculnya benjolan di area vagina yang disertai nanah, bisa menjadi pertanda adanya infeksi serius. Kondisi ini tentu membuat banyak wanita merasa khawatir, apalagi jika disertai dengan nyeri, demam, atau bau tidak sedap.
Lalu, apa sebenarnya penyebab dari benjolan bernanah di area kewanitaan? Berikut beberapa penyebab umum yang perlu diwaspadai.
Abses Kelenjar Bartholin
Salah satu penyebab paling umum adalah abses pada kelenjar bartholin, yaitu kelenjar yang terletak di kedua sisi lubang vagina. Ketika tersumbat, cairan bisa menumpuk dan terinfeksi, membentuk benjolan yang terasa nyeri dan bernanah.
Infeksi Menular Seksual (IMS)
Beberapa jenis IMS seperti herpes genital, gonore, atau sifilis dapat menyebabkan luka terbuka, lepuh, atau bahkan benjolan yang bernanah di area genital.
Folikulitis atau Infeksi Akar Rambut
Pencukuran rambut kemaluan atau gesekan pakaian ketat, bisa menyebabkan infeksi pada akar rambut (folikel). ini bisa berkembang menjadi benjolan kecil yang berisi nanah.
Untuk informasi lebih lanjut tentang benjolan vagina bernanah, silahkan baca selengkapnya melalui link artikel berikut:
Benjolan di vagina yang bernanah, bisa menjadi tanda dari abses bartholin yang perlu mendapatkan penanganan medis segera.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi dokter dan tim medis melalui layanan konsultasi dokter online di Klinik Utama Sentosa. Layanan ini dapat Anda akses melalui Chat Whatsapp ke nomor berikut 0812-1230-6882 secara gratis dan tersedia selama 24 jam.
Silahkan kunjungi website kami untuk informasi lengkap mengenai berbagai penyakit kulit dan kelamin:
https://kliniksentosajakarta.com/https://klinikutamasentosa.net/https://sentosaklinik.com/










