Bukankah matahari masih terbit dari timur dan terbenam di barat? Bukankah langit malam masih berbintang, berteman bulan -walau mereka tertutup awan? Bukankah jiwamu masih merasakan apa dan bagaimana itu bahagia? Bukankah jiwa itu pun tau siapa yang menentukan kebahagiaannya, yaitu dirinya sendiri? Di tengah hari yang menyudutkan, di antara keadaan yang menggelisahkan, hanya jiwa-jiwa yang senang yang mampu kembali dengan keadaan yang menyenangkan. Bukankah Dia masih memberimu kesempatan? Maka pergunakan. Semesta selalu menunggu kebaikanmu datang.












