Pasukan Oranye "Kamu mau jadi apa nanti kalau besar?, tanya saya." "Mau jadi pasukan oren.", jawab seorang siswa di Jakarta yang saya temui. "Pasukan oren?" "Iya itu orang-orang yang pakai baju oren (oranye maksud si anak) dan setiap hari sapu-sapu di jalan." "Kenapa mau jadi pasukan oren?", tanya saya heran. "Karena katanya gajinya besar dibanding kerja di alfamart dan motor-motor mereka bagus." Setelah melakukan pembicaraan dengan anak ini, hati saya menjadi miris. Miris karena potret anak dari kalangan menengah ke bawah ini membuat saya berpikir, apakah semua anak zaman sekarang cita-citanya tidak tinggi lagi sepeti dahulu ? Ini bukan berarti saya bilang bahwa menjadi pasukan oren itu bukanlah hal yang baik ya. Mereka luar biasa berdedikasi membuat Jakarta lebih bersih dan tidak mudah banjir. Kegiatan melayani orang lain adalah kegiatan yang baik bukan? Namun yang membuat saya miris adalah alasan mereka bercita-cita hanya sekedar ingin memiliki uang dan motor. Saya juga yakin, para pasukan oranye juga mau anak-anak mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di masa depan. Hal menarik, apakah pendidikan sekarang tidak bisa memberikan harapan hidup yang lebih layak di masa depan? Apakah anak zaman sekarang hanya bisa mencontoh pada apa yang ada di sekitarnya ? Atau memang kita yanag berpendidikan belum bisa memberikan contoh dan gambaran betapa pentingnya pendidikan. Betapa pendidikan bisa mengubah hidup kamu di masa depan. Ah, ini memang mungkin karena orang seperti saya yang kurang peduli. Mungkin orang seperti saya yang kurang berbagi. Berbagi inspirasi, berbagi harapan, dan berbagi semangat pada anak-anak Jakarta, bahwa mereka bisa mendapatkan hidup yang lebih baik dengan pendidikan. Salah saya. Foto diambil dari : https://news.detik.com/berita/d-3354482/pemprov-dki-pasukan-oranye-yang-bersihkan-posko-ahok-hanya-jalankan-tugas @30haribercerita #30haribercerita #30hbc1711 #pasukanoranye #cita-cita #anakjakarta #pendidikan