He asked me if I had any skeletons in my closet. I said "Not yet. He's still decomposing!"
seen from United States
seen from United States

seen from Russia
seen from Italy

seen from Australia
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Russia
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from Netherlands
He asked me if I had any skeletons in my closet. I said "Not yet. He's still decomposing!"
One Day, My friend Asked Me
Suatu saat temanku pernah bertanya :
“men, pernah gak kamu membandingkan hidupmu dengan orang lain?”
hal ini sempat membuatku berpikir sejenak, setidaknya ada bagian otak yang berusaha meingat.
“mungkin ada, tapi kejadiannya sangat jarang. apalagi dalam hal materi”
mungkin bagi orang ini adalah sesuatu hal yang baik, tapi aku berpikir dari perspektif yang lain, yang tentu saja menurutku agak bertentangan dengan “khalayak pada umumnya” dan fyi, aku memang selalu begitu, tapi kali ini mumpung aku dianugrahi kemampuan analitikal yg cukup, kenapa ga sekalian dicari tau saja. Setiap orang pastilah pernah membandingkan dirinya dengan orang lain, karena menurutku itu wajar. bukan berpatokan pada teori bahwa “orang indonesia suka membanding2kan” tapi aku lebih kepada teori science daripada psikologis “untuk memulai sesuatu harus dimulai dengan suatu landasan, kemudian kita lakukan, kemudian baru kita evaluasi” nah perbandingan ini yang aku maksud. aku termasuk orang yang marah sekali dibanding2kan, dari kecil! SERIUS. padahal anak kecil tau apa ya. pokoknya sifat membanding2kan ini muncul dari mamaku. tapi syukurnya mama membandingkan dalam hal “akademis” . nah ini masih kebawa dikit2 sekarang. kalo liat orang pintar iri, tapi bukannya jadi adegan jahat2 gitu ya, tapi kaya memaksakan diri buat belajar juga (yang sebenarnya aku gak suka) sehingga sering mengorbankan waktu tidur. sewaktu SD bahkan aku pernah tidur hanya 4 jam karena belajar. Tapi kalo soal materi, sepertinya jarang. coba deh aku ingat2 ya hal apa yg pernah bikin aku iri sama miliknya orang : 1. Tamagochi, pliss ini semua anak harus punya. dan cm aku yg ga punya.
2. Baju Jin dan Jun, ini karena sepupu beli, trus mau
3. Sepatu Bata, ini karena ada anak yang pake sapatu bata nyala2
4. Komik, karena dlu kalo punya komik artinya keren
5. Hp, ini karena waktu SMP udah mulai puber, bisa moto2 kayanya seru. apalagi kalo school trip gitu.
6.Hp BlackBerry. ini pas heboh BBM. dan aku dapt hp BB ini setelah 2 tahun hp ini booming. :D
7. Warnaan LUNA yang banyak warna itu. parah! mupeng abis.
8. Baju RoXy, dan surfing dkk itu. parah sih ini bikin duit oe abis. ini sih karena lingkungan sekolah itu.
sepertinya itu yang semampu aku ingat. habis tu jarang. karena tau diri juga kali ya.
dulu sih kalo mau sesuatu pasti disuruh nabung, dan paling ga seneng kalo disuruh nabung. dulu dikasih duit jajan perminggu, itu aja udah empet2an gmana mau nabung. secara dulu tu naik angkot, belum termasuk jajan cemilan, belum termasuk beli majalah. jadi menurut ku kebutuhan pokok ini tidak bisa dihapuskan. ya namanya anak2, belum bisa mengklasfikikasikan kebutuhan. hahaa
barang2 diatas aku dapatkan juga sih, walau dengan susah payah. nah dalam prosesnya itu koq ya menyakitkan gitu. tapi begitu dapat yaudah aja. ada yang nabung, ada yang dikasih. Tapi yaudah kalo dapat, biasa aja. beda kalo emang pengen karena butuh, misalnya
1. bola basket duh ya ampu itu dijaga bener,sampai sekarang masih ada dirumah dan dimainin sama ponakan,
2. sepatu basket, parah sih ini, ampe oe bersihin mulu. tapi sayang dimalingin. hiks.
3. Hp 3230 Nokia, ampe sekarang hp nya masih berfungsi dengan baik loh, dirawat sepenuh hati.
4. kamera. jangan ditanya ya. hal yang paling bikin patah hati dan bikn mood rusak berabad2.
Pas dapat benda ini euforianya beda. nah,semakin dewasa semakin bisa berpikir, dan kebetulan keterbatasan uang juga jadi ya akhirnya bisa berpikir ini perlu apa gak ya, penting apa gak ya, kalo aku beli ini masih bisa main dan jajan gak ya, banyak lah tick marknya, makanya kalo mau beli sesuatu itu lama, riset lama, dan kalo dah nemu yg sesuai spesifikasi, mahal pun terabas.
Jadi begitulah, kalo membandingkan diri dengan orang lain jarang sih. Mau dia cantik, kaya, ya udah itu adalah sesuatu hal yang kalo aku mau, ya aku ada diposisi aku berusaha bukan untuk menyaingi dia, ya karena aku pengen jadi cantik (sesuai standar sosial) misalnya.
mungkin hal ini dipengaruhi didikan orang tua jua kali ya dan sadar diri, serta lingkungan.
Nah, balik keintinya membandingkan2 dgn orang lain menurutku kita akan pada tahap masuk, mencari tahu ya kan ttg dia, kemudian mencari sesuatu yang lebih dari dia, trus lempar ke publik untuk dijudge, gitu ga sih teori psikologisnya? Semacam kita haus pengakuan.
lagi, aku bukan anak yg suka di judge.jadi mungkin dengan teori yang sering berkembang diinstagram bahwa jadi hits bla bla bla gak sesuai konsepnya denganku.
Jadi ingat, aku tu kalo menang suatu lomba, males banget ikut ceremony. entah kenapa. aku malu aja. maksudnya trus kamu maju keatas panggung, pegang piala, gitu? Sumpah ya itu hal yang paling menyebalkan yg pernah dipaksakan mama dan kakak ku kepadaku.
maksudku menang yaudah, artinya kalo ibarat di game aku udah achieve level, next to another level ya kan? paling sebel dulu kalo mama udah cerita kemana2 aku menang ini itu, sumpah ya aku malu. aneh ga sih? orang justru bangga ya, foto dipajang, sertifikat dipajang, piala dipajang.
bahkan ya aku pernah menang sesuatu pialanya ga aku ambil. itupun sertifikat kalo ga butuh buat CV mungkin ditinggal juga kali. perasaanya ya malu aja gitu. ga nyaman.
Mungkin hal ini harus aku cari tau lebih lanjut lagi kenapa. jadi begitulah. kalo ditanya
pernah gak kamu membandingkan hidupmu dengan orang lain?
pernah, tapi atas hal2 tertentu. biasanya berhubungan dengan akademik. hal itupun ku jadikan pemacu untuk berbuat hal yang sama baiknya. bahkan biasaya aku datangin orangnya, nanya, aku pelajari polanya. gitu. tapi iri atas sesuatu yang bersifat adjektif sih jarang ya. mungkin iya terinspirasi dari orang lain lebih tepatnya, tapi karena itu pingin dapat applause dr orang lain sih jarang. gitu...
I should hack this tumblr
I should send Satan kill you ♥
And stop being a wannabe
OMG FUCK OFF
Decide it. Or you reblog horror things or u reblog cute thing, both of them no
Well, I believe I own this blog, so...
Glasses look great Xxx
Ok sweet :) Thanks!
You should wear your glasses, they look cute :)
Ok thank you :)
If you still need help: glasses. But whatever your choice is, I approve of it.
I do still need help thank you :)