Nama ini disebut dua kali dalam Al Quran.
هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلۡمُؤۡمِنُ ٱلۡمُهَيۡمِنُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡجَبَّارُ ٱلۡمُتَكَبِّرُۚ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشۡرِكُونَ
Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (Al-Hasyr : 23)
يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِ ٱلۡمَلِكِ ٱلۡقُدُّوسِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَكِيمِ
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. (Al-Jumu'ah : 1)
Dan juga dalam As-Sunnah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa dengan nama ini di ruku' dan sujud dalam sholatnya.
Dari Aisyah رضي الله عنها bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata dalam ruku' dan sujudnya :
سبوحٌ قدوسٌ ربُّ الملائكةِ والروحِ (HR. Muslim : 487)
Makna secara bahasa dari nama yang mulia ini
1. Al Qudduus adalah wazan فعول dari القُدْسُ yang maknanya الطهارة : suci.
2. Al Qudsu maknanya البَرَكَة, dan القُدُّوس adalah bentuk mubalaghahnya, yaitu penuh keberkahan.
Makna nama ini pada hak الله عز و جل
Ibnu Jarir Ath-Thabariy رحمه الله تعالى ketika menafsirkan Al-Baqarah : 30,
َ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۖ
" "...sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” " (Al-Baqarah : 30)
Beliau berkata, "Yaitu kami mensucikan Engkau dan membebaskan Engkau dari apa-apa yang orang musyrik sandarkan padaMu, kami sholat kepadaMu, mensucikanMu, menisbatkanMu pada sifat-sifatMu yang suci dari kotoran-kotoran dan dari yang orang kafir sandarkan padaMu."
Al-Baihaqy mengatakan, "Dia suci dari aib-aib, suci dari memiliki anak dan saingan. Ini sifat yang wajib pada dzatNya."
Syaikh As-Sa'di رحمه الله, "Makna القدوس dan السلام yaitu Yang Diagungkan Yang Disucikan dari semua kekurangan, dan dari penyerupaan kepada makhluk, maka Dia suci dari segala aib, tak ada satupun yang menyerupaiNya dalam kesempurnaanNya. القدوس seperti السلام yaitu menafikan semua kekurangan dari segala sisi dan mengandung kesempurnaan mutlak dalam segala sisi. Karena jika kekurangan dinafikan, menjadi tetap kesempurnaan seluruhnya."
Ini kaidah. Ketika menafikan kekurangan dari Allah harus disertai dengan penetapan kesempurnaan padaNya.
Pengaruh Iman pada Nama Allah القدوس
1. Mencintai, mensucikan, mengagungkan, dan memuliakan الله تعالى.
Karena Allah سبحانه و تعالى disifati dengan sifat-sifat yang sempurna dan mulia, serta disucikan dari segala kekurangan dan aib.
Dan sungguh jiwa manusia dicipta untuk mencintai dan mengagungkan kesempurnaan. Kecintaan ini akan mewariskan rasa manis dalam hati dan cahaya dalam dada. Ini ada kenikmatan dunia yang hakiki. Nikmat-nikmat lain menjadi kecil jika disandingkan dengan kenikmatan tersebut.
2. Mensucikan Allah سبحانه و تعالى dalam perkataanNya, perbuatanNya, nama-namaNya, dan sifat-sifatNya dari segala kekurangan dan aib. Dan menyembahNya dengannya.
Dalam mensucikan Allah تعالى dari segala kurang, ada beberapa macam:
a. Menetapkan yang Allah سبحانه و تعالى dan RasulNya صلى الله عليه و سلم tetapkan dari nama-namaNya yang Maha Indah dan sifat-sifatNya yang Maha Tinggi, dan mensucikan Allah سبحانه و تعالى dari penyerupaan terhadap makhluk dalam nama-nama dan sifat-sifatNya.
ِۚلَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَيۡءٞۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ
Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Melihat. (Asy-Syuuraa : 11)
Bukanlah disebut mensucikan Allah تعالى, orang yang menafikan nama dan sifat yang Allah تعالى tetapkan atas diriNya.
Dalam ayat yang mulia itu, Allah تعالى menafikan kesamaan dan keserupaan dengan makhluk. Allah juga menetapkan atas diriNya pendengaran dan penglihatan yang tak satupun menyerupaiNya dalam mendengar dan melihat.
b. Mensucikan Allah تعالى dari adanya serikat, saingan, istri, dan anak. Allah الواحِد الأحد الصمد. Allah tidak beranak dan tidak diperanakan, tidak ada yang serupa denganNya, Allah تعالى esa dan tak ada sekutu bagiNya, Maha Tinggi Allah dari perkataan orang musyrik.
Kajian Nama Allah القدوس bersama Ustadz Abu Abdillah حفظه الله تعالى membahas kitab Lillahi Asmaul Husna Fad'uhu bihaa.