kehidupan, perjuangan, pencapaian, dan segala yang melekat dari bagian diri kita tanpa sengaja akan membuahkan rasa benci. baik itu dibenci atau membenci. dibenci karena kabar baiknya kita lebih baik dari yang membenci atau membenci karena kabar buruknya orang lain jauh lebih baik dari kita. tak ada yang salah dari dua hal itu, tapi akan jauh lebih baik bila kita tidak membenci. bila dibenci, luaskanlah hati dan terimalah dengan rela segala rasa benci yang dilemparkan orang pada kita. hidup kita gak berhenti begitu saja kok kalau banyak yang membenci kita. lagipula, WAKTU mempunyai rahasianya sendiri. mungkin sekarang kita dibenci, lain waktu kita dipuji-puji. kali ini kita disupport habis-habisan, lain kesempatan kita dihujat tak bersisa. orang itu ada masanya. ada masanya dia naik melenggang keatas kemudian terpeleset jatuh tersungkur ke bawah, ada pula masanya dia merangkak naik ke atas dan melambung tinggi di udara. kuatkanlah dan sabarkanlah hatimu pada rencana Tuhan. kokohkanlah tiang-tiang doamu dan lantunkanlah lagu syukur atas segala rahmat, salib dan segala kesempatan yang Tuhan berikan. mau itu kesempatan baik ataupun kesempatan yang menyesakkan, percayalah bahwa akhir dari segalaNya adalah indah. bila belum indah, maka itu belum berakhir :) yang kuat, Gadis.. hidup itu bukan hanya tentang menangis #KesalKemudianMenangis #BahagiaKemudianMenangis #KecewaKemudianMenangis #SerbaMenangis









