Bahas Isu Ekonomi Biru, Sekda Surya Suamba Terima Kunker BKSAP DPR RI
Bupati Badung diwakili Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba menerima kunjungan kerja (kunker) delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI di Puspem Badung, Selasa, 2 Desember 2025. Kunker yang dipimpin Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat ini dalam rangka diskusi berkaitan dengan tema “Penguatan Diplomasi Parlemen Dalam Isu Ekonomi Biru Melalui Sinergi Dengan Pemerintah…
Runtuhnya Hegemoni Bahasa Melayu, dan Bahasa Indonesia sebagai Pewaris Baru
Sejarah kawasan semenanjung melayu adalah pusat perdagangan ramai dimasa kerajaan lampau. Penggunaan bahasa melayu sebagai lingua franca…
Sejarah kawasan semenanjung melayu adalah pusat perdagangan ramai dimasa kerajaan lampau. Penggunaan bahasa melayu sebagai lingua franca menjadi tak asing dikalangan para pedagang di kawasan semenanjung melayu. Bahasa ini pula digunakan oleh para syahbandar diberbagai negri lain dibawahnya seperti Palembang, Sunda Kelapa, Tuban dll.
Setelahnya Inggris sebagai penguasa baru di wilayah selat malaka tak lama kemudian mengajarkan bahasanya sendiri. Seiring berjalannya waktu terjadi perubahan atau pergeseran, dimana bahasa melayu tidak lagi populer lagi di kalangan generasi mudanya. Adapun sebabnya, Malaysia sebagai tempat yang strategis maka berdatanganlah berbagai suku bangsa lain ditempat itu. Menjadi kawasan perdagangan yang menghubungkan Asia dengan India, Arab, dan Eropa, maka kawasan semenanjung melayu menjadi multi etnis. Seiring berjalannya waktu dan terus berkembang Bahasa Inggris menjadi bahasa populer dalam administrasi dan pertukaran informasi dikalangan suku bangsa didalamnya hingga menjadi bahasa diplomasi kerajaan.
Hal ini berdampak pada bahasa Melayu menjadi tidak populer lagi & juga bahasa ini tidak berkembang dinamis secara suku katanya, di tahun 1928 untuk membagkitkan persatuan pemuda Hindia-Belanda berkonsensus untuk membuat bahasa nasional, akhirnya dipilihlah bahasa melayu sebagai akar bahasa persatuan. Dalam sejarah bahasa ini juga dipakai sebagai bahasa perdagangan juga bahasa administratif koloni. Karena tidak cukup arif dalam tatanan kata "Bahasa Melayu" masih tersisa simbol kedaerahan maka diganti menjadi "Bahasa Indonesia" sebagai bahasa persatuan.
Hingga kini bahasa Indonesia terus berkembang menyerap berbagai suku kata dari berbagai etnis yg ada didalamnya, maka bisa disimpulkan agaknya hegemoni bahasa melayu sudah habis. Kiranya bahasa Indonesia sekarang menjadi pewaris sah sebagai bahasa hegemoni di kawasan Asia Tenggara dan terus berkembang hingga saat ini
INTINEWS.CO.ID, KESEHATAN – Saat ini di Indonesia, ganja masih merupakan bahan ilegal dan termasuk ke dalam obat-obatan terlarang. Mungkinkah di Indonesia akan ada legalisasi Ganja dan Kratom? Apakah ganja memiliki manfaat untuk kesehatan?
Ilustrasi, dokumentasi INTINEWS.Co.Id (16/4).
Mariyuana atau daun ganja adalah daun dari tanaman bernama Cannabis sativa. Apakah ganja bisa dikatagorikan…