Bollinger band
Sambil nunggu lama … Bahas indi fav
What’s bollinger bands? Suatu rentang(band) antara harga(price), yg dihitung dari standard deviasi bergerak pada rentang waktu tertentu (pengertian sendiri - dgn bahasa acak kadut 😆). Ditemukan oleh John Bollinger utk mencari probabilitas pergerakan harga dinamis (penting neh).
Why Standard Deviation? Standard Deviation adalah suatu hukum/persamaan statistik probability yg ada pembuktiannya di dunia matematika (silahkan cross cek buku statistika ya hehehe). PENTING: SD dihitung (harus) dgn data normal. Artinya bila ada parameter bergerak, SD tidak berlaku. Contoh, bila seseorang menghitung deviasi suhu suatu kota pada rentang wkt 1 tahun, deviasi perubahan suhu per tahun hanya dpt dihitung bila tdk ada variabel2 lain yg mungkin mengganggu. Bila data tidak ‘normal’, eg ada gunung didekatnya meletus atau bom meledak, probabilitas deviasi suhu yg sdh dihitung tsb, tidak berguna lg karena ada variabel2 yg mempengaruhinya sehingga data menjadi tidak ‘normal’.
Pada prinsip dasar SD tsb, sebaran data pada SD 1 probabilitas nya 67% (nanti di update lg). SD2, probabilitas nya naik jadi 96%.
Salah satu suhu sy bilang, cari baca dan pelajari basic statistika dasar industri. Doh, males … Yg praktisnya aja ya
Why Bollinger Band? John Bollinger ‘berusaha’ menerapkan prinsip2 statistika tsb pada harga dinamis/bergerak. Abang John ini menciptakan band yg mencakup deviasi harga dengan data yg TIDAK normal.
Penerapannya?
Ada penelitian (lupa di website mana), efektifitas dari bollinger band (BB) dgn SD2 bukan lg 96% (ini angka resmi dr ilmu statistika loh), tapi berkurang jadi sekitar 80%(kayaknya ya).
Ingat, prinsip SD di statistika sudah terbukti secara matematis (silahkan wiki sj), jadi salah satu prinsip dasarnya akan saya pegang, yaitu HARGA HARUS BERGERAK NORMAL. Artinya? Nilai rata2 harga pada rentang waktu yg dihitung harus bergerak normal, atau istilah tradingnya sideways. Ternyata ... oh ternyata, band bollinger ini ampuh sekali bila diterapkan pada saat harga bergerak 'normal'.
Darimana tahu harga sedang ‘normal’? Pakai MA lah … Bila mingguan, pakai MA5, plot BB5 dev1 dan dev2. Bulanan, MA20 (4x5 hari) dgn BB20 dev1 dev2. Quarter (kan report perush per 3 bulan muncul), MA60. Half year, MA120. Full year MA240. Setelah di plot, terlihat pada grafik, 3 kemungkinan, naik - uptrend, mendatar-sideways atau turun-downtrend. Gunakan MA yg mendatar tsb (berapa variasi mendatarnya kita lihat dr pengalaman), plot BB related, dan wuzzzzzzzz semua harga ternyata patuh pada grafik tsb.
Semuanya berdasarkan probabilitas. Bila harga sudah menyentuh SD2 dari MA yg sideways, probabilitas harga utk melewati/lebih adalah 4%. Kita harus action berdasarkan MA sideways tsb. Buy kalau menyentuh BB SD2 dari bagian bawah, Sell kalau menyentuh BB SD2 atas.
ntar lanjut lagi ya ...










