kreator: Arenai
sumber data: bem.unair.ac.id/?page_id=930

seen from United States
seen from Egypt

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Iraq
seen from China
seen from United States

seen from Malaysia

seen from India
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
kreator: Arenai
sumber data: bem.unair.ac.id/?page_id=930
Perbandingan Jumlah Pendaftar BEM UNAIR 2016 dengan BEM UNAIR 2015
Pada kepengurusan masa bakti 2016 ini ada kenaikan pendaftar BEM UNAIR hampir dua kali lipat dari tahun lalu, dari 344 pendaftar menjadi 675 pendaftar.
Apakah ini pengaruh dari hasil survei keormawaan di akhir tahun lalu? Apakah ini pengaruh pujian Pak Rektor terhadap kepengurusan sebelumnya? Apakah ini pengaruh tagline #GerakanPerubahanAirlangga?
sumber: status line BEM UNAIR | kode: @UUM5850c
kreator: Arenai sumber data: bem.unair.ac.id/?page_id=930 | https://drive.google.com/file/d/0B1mo5j8ubv8gZVJQaFowUm1BTUE/view?usp=sharing
Foto di atas belum termasuk FEB dengan pendaftar sekitar 65 mahasiswa(data terbaru tidak terdeteksi)
sumber: twitter BEM UNAIR | @BEMUNAIR_ID | https://twitter.com/bemunair_id/status/581798636100587521
data Pengurus BEM UNAIR 2013 berdasarkan fakultas
kreator: Arenai
sumber data: https://drive.google.com/folderview?id=0B1mo5j8ubv8gZl9XeHRLTjdIT1U&usp=sharing (LPJ BEM KM UNAIR 2013)
SURAT CINTA UNTUK KSATRIA AIRLANGGA
Menyambut PIMNAS 27 di Undip Semarang
“Juara umum PIMNAS ke-17 adalah…Universitas Airlangga!!!”
Sepuluh tahun berlalu sejak gelar juara umum itu kita raih, lalu lepas, dan belum pernah kembali lagi. Waktu yang cukup lama untuk sebuah kompetisi tahunan antar-perguruan tinggi tingkat nasional.
Kita generasi muda Ksatria Airlangga -yg baru masuk paling lama 4-5 tahun lalu- tentu tidak memiliki memori apapun terhadap kenangan tersebut. Mungkin hanya melalui foto kita dapat mengindera kemenangan itu.
Kini, tinggal menghitung hari kita akan berangkat ke medan laga PIMNAS 27 di Universitas Diponegoro, Semarang. Bagaimana pun persiapan kita, hari itu pasti akan tiba. Tinggal pilihan kita, apakah ingin berangkat dengan atau tanpa rasa siap.
Rekan2ku delegasi Unair, saya menyadari kita datang dg motivasi yg berbeda2. Saya tak perlu menyebutkan, karena teman2 lebih tahu motivasi diri masing2. Namun, saat kita sudah berada di titik ini, mau tidak mau ada 1 motivasi lagi yg harus kita miliki: mengharumkan nama Unair, buat Airlangga Bangga!
Dua-tiga tahun belakangan sesungguhnya nama Unair telah harum atas kejutan yg selalu kita berikan. Raihan peringkat 4 dan runner up memang sangat membanggakan jika melihat komposisi tim kita saat itu. Namun kita perlu ingat, “good is the enemy of great.” Kita tak lagi membutuhkan menjadi ‘good’. Tahun ini, kita bersiap untuk untuk menjadi ‘great’!
Kawan2ku yg berjuang keras, telah banyak tenaga dan pengorbanan yg telah kawan2 berikan agar kalian bisa berada di situasi ini, terlepas dari apapun motivasinya. Alangkah ruginya jikalau kita putus di tengah jalan. Tidak menuntaskan perjuangan ini hingga berujung kemenangan.
Selalu ada alasan untuk merebut kemenangan, dan tahun ini kita sekurang2nya memiliki 4 (empat) alasan sebagaimana yg selalu saya sebutkan berulang2:
(1) Tahun ini adalah klimaks tren naik kita tiga tahun belakangan;
(2) Kita selalu memberikan kejutan di 2 edisi PIMNAS sebelumnya;
(3) Kita memiliki track record juara umum 10 tahun lalu di STT Telkom, Bandung; dan..
(4) Juara umum adalah kado terindah untuk Dies Natalis Universitas Airlangga ke-60.
Empat alasan ini, ditambah motivasi pribadi rekan2 sekalian adalah kekuatan kita. Inilah bahan bakar yg kita gunakan untuk menggerakkan segenap anggota gerak, indera, dan pikiran kita demi meraih satu: Juara Umum PIMNAS ke-27!
"Juara umum PIMNAS ke-27 adalah…Universitas Airlangga!!!"
Itulah suara yang ingin kita dengar pada tanggal 29 Agustus nanti di Semarang.
Lalu, keesokan hari tanggal 30 -jika kita berhasil meraihnya-, gelaran Opening Dies Natalis Universitas Airlangga dan event puncak AMERTA di hadapan 7000 mahasiswa baru akan menyambut dengan suka cita kemenangan yg kita raih. Mahasiswa baru mana yg tak bangga mengetahui almamater yg dimasukinya meraih prestasi demikian hebat? Dan nama kita lah yg akan dikenang.
Rekan2 seperjuanganku, mungkin sebagian di antara kita merasa meraih medali emas adalah utopia semata. Seolah2 tidak mungkin. Namun kita perlu mengingat perjuangan 2 tahun lalu ketika kita hanya ber-6 tim, namun mampu mengguncang Yogyakarta dg menjadi peringkat 4! Tidak ada yg menduga, bahkan mungkin tak ada yang berani bermimpi. Namun pendahulu kita memberikan yang terbaik, dan sejarah emas pun tercatat.
Kita dengan kekuatan 16 tim, tentu bisa melakukan yg jauh lebih baik. Tidak ada yg tidak mungkin. Bom sudah ada di tangan, benteng sudah ada di hadapan. Tugas kita hanya memastikan bahwa bom itu kita lempar sekuat tenaga tak peduli seberapa besar daya ledaknya. Just do the best!
Saudara2ku se-almamater. Kita adalah satu keluarga, satu ibu asuh, satu tim. Tidak ada persaingan di antara kita sendiri. Kita adalah satu, tak boleh saling menjatuhkan.
Kepada rekan2 delegasi, anggap lah tim lain adalah saudara kalian yg harus saling membantu. Kita senang jika mereka senang, kita susah jika mereka susah, dan sebaliknya. Ada hal2 lain yang lebih penting daripada persiapan teknis, yakni persiapan mental. Dan sudah seharusnya satu sama lain dalam satu kontingen delegasi saling menguatkan.
Kepada rekan2 official, tim 8, tim poster, dan GS terima kasih atas perjuangan keras sejauh ini. Ini adalah kesempatan kita memastikan juara umum kembali ke genggaman kita. Berikan yang terbaik, kawan!
Kepada rekan2 mahasiswa Unair, kami mohon dukungan dan doanya. Kami hanya ingin membuat Airlangga Bangga sebagaimana yg rekan2 inginkan. Sempatkan beberapa menit untuk berdoa atas kesuksesan tim ini pada 25-29 Agustus nanti.
Medan laga sudah ada di depan mata. Tahun ini adalah momentum bagus untuk kembali meraih juara umum. Kita tidak bisa menundanya tahun depan, atau kapan lagi karena kita tidak tahu Kita tidak tahu kapan lagi kesempatan seperti ini ada.
Kemenangan di sini akan menjadi kemenangan kita selamanya. Satu tahun berjuang, seumur hidup terkenang. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?
Unair! Satu tekad, Satu nyali, Pasti juara!!
Surabaya, 16 Agustus 2014
Gading E. Aurizki Wakil Ketua BEM UNAIR 2014 @gadingaurizki