Berawal Dari Hati
Inna'amalu bi niat
Ada segumpal daging dalam diri manusia,jika ia baik maka baiklah seluruhnya. Jika segumpal daging tersebut buruk,maka buruklah seluruhnya
Hati=jantung, raja dari keseluruhan manusia
Bagaimana agar dapat menundukan pandangan?
Bagaimana menjaga lisan?
Tundukan hati kita terlebih dahulu.
Iman asik,ibadah asik,bermula dari hati yang terpaut dengan masjid bukan tumbuh yang berada di dalam masjid: Ada orang yang jauh dari mesjid namun saat adzan hatinya yang terpaut dengan mesjid membuat kakinya melangkah ke mesjid, ada orang yang tubuhnya berdekatan dengan mesjid tetapi adzan tidak mampu memanggil dirinya melangkahkan diri kita ke mesjid (ust.Hannan attaki)
Hati adalah target dakwah islam.
Ingin rajin ke mesjid?
Hati terpaut dengan mesjid
Hati yang nyaman dengan mesjid
Takkan mungkin seorang sahabat Rasulullah mampu berani menghadapi musuh dalam peperangan,jika dirinya tidak menanamkan hati yang cinta terhadap syahid
Dakwah=Seni mengikat hati
Allah memalingkan manusia dari kebenaran: Allah menutup hati,pendengaran,penglihatan
Orang yang lembut: orang Anshar, orang Yaman, Tabi'in (generasi kedua setelah sahabat)
Ada seorang orang Anshar yang dikatakan sebagai ahli surga sebanyak 3x oleh Rasulullah, setelah dicari tahu amalan yang membuatnya menjadi ahli surga ialah hatinya selalu bersih dari rasa dengki. Mengapa orang Anshar sangat baik pada orang Muhajirin??
Karena orang-orang Anshar mencintai orang Muhajirin, Allah yang menanamkan cinta dalam diri orang Anshar mencintai Muhajirin karna Allah
Orang Anshar tidak memiliki rasa dengki dalam hati orang Anshar. Hayyin, easy going
Orang yang selalu menginginkan kebaikan dalam diri oranglain
Cinta membuat orang: mudah memaafkannya, mudah membantunya, mudah memakluminya "Hati-hati membenci sahabat-sahabatku, berarti membenci diriku" Rasulullah SAW
Adanya dengki membuat kita selalu merasa tidak nyaman, hassad, hilal (tidak senang melihat oranglain)
Menjadi orang sholeh:
-Bencilah dengan perbuatan buruk, hingga merasa malu saat seseorang membahas keburukan tersebut yang ada pada diri kita
-Saat mendengar Al-Qur'an bertambahlah imannya, bergetarlah hatinya saat mendengar nama Allah karena bahagia berada didalam hatinya. Bukan di luar hal selain itu
Belajarlah: Bahagia berasal dari hati, dan sumber bahagia hakiki adalah saat selalu menaruh Allah dihati (Qolbi Jannati - Hatiku adalah Syurgaku)
Melembutkan hati:
-Dzikirlah agar membuat hatimu bahagia dan melembut, dzikir layaknya amplas yang melembutkan kayu,meskipun awal tidak menikmati dzikir nantipun terbiasa. Malah hati terasa kosong tanpa dzikrullah
-Sering melihat orang yang lebih kurang dari kita, membuat hati kita cepat lembut. Mudahlah kita berkasih sayang dengan orang lain














