Bernard Batubara seorang penulis produktif. Di tangannya 19 buku tercipta dan sebagian besarnya merupakan buku bestseller. Karya pertamanya yang diterbitkan adalah kumpulan puisi Angsa-Angsa Ketapang. Lama tak jumpa, kami mendengar sejumlah kabar yang dikonfirmasi diluar obrolan ini. Saat ini ia lagi menekuni bisnis konsultan penulisan. Ia juga sedang mematangkan rencana soal masa depan terutama soal pendidikan. Bicara dengan @benzbara_, kami menangkap ledakan semangatnya yang besar dan keinginan yang kuat. Kami penasaran di antara kesibukannya kini masih sempatkah ia menulis puisi? Mari, simak obrolan kami. Tentang Konten: kami merencanakan sebuah perbincangan intim dan cair dengan para sastrawan yang bisa kami jangkau. Karena keterbatasan banyak hal, yang kami sadari sejak awal, jadinya perbincangan dibuat lebih personal dan intens. Tanpa tim, tanpa persiapan banyak --kecuali waktu-- dan sebisanya tanpa editan. Niatannya adalah menangkap improvisasi dan detail dan momen yang lebih intim dengan sastrawan yang diajak bicara. Ada resikonya tentu saja. Pembelaannya adalah ini obrolan santai, di mana penonton/pendengar adalah bagian dari yang ikut ngobrol bareng. Kami sebut obrolan ini dengan LEBIH DEKAT. Pembicaraan cair dan rileks yang membuat kita lebih dekat. Kami memakai pendekatan Soleh Solihun dalam konsep wawancaranya. Cek di sini: https://youtu.be/OfH09DrvZAk #bernardbatubara #benzbara #Lebihdekatdengan #potcast #penulis (di Kedai JBS) https://www.instagram.com/p/CVNDxDUBrrc/?utm_medium=tumblr
















