*Ambivert* Penulis : Arsyh Mentari Halaman : vi + 116 Halaman Penerbit : Buku Mojok Usia : 15+ Membaca Ambivert saya seperti membaca kisah ku sendiri. Beberapa kali saya dibuat terkekeh, marah, sedih, bahkan beberapa kali harus masuk ke ruang nostalgia lalu hanya untuk meresap tiap bait nya.. _ Bentuk tulisannya seperti prosa atau lebih tepatnya seperti potongan-potongan refleksi perjalanan. Ada kisah atau kejadian yang di hadirkan dan ada pemaknaan di dalamnya. Apa yang Arsyh Mentari tuliskan bukan kisah heroik para pahlawan melainkan kisah yang ada disekitar kita bahkan kita alami. Seperti nya pada saat itu penulis benar-benar merefleksikan perjalanannya di masa 1/4 abad dengan baik. Buku ini recommended untukmu yang saat ini sedang bimbang, butuh penguatan bahwa gak cuma kamu yang ngalami hal-hal yang sedang kamu alami, buku ini hadir untuk saling menguatkan, Cocok dibaca untuk remaja memasuki usia 20an ke atas. Bahasanya ringan, jadi saya jamin kamu bisa memahami dengan baik. Mungkin jika kamu mendapati kebingungan itu hanya pada beberapa bagian saja. _ Buku ini di bagi dalam 3 part perjalanan yakni : Part 1 Ia dan Mereka yang berisik Part 2 Mengenai Kita Part 3 Menjadi diri sendiri Meskipun tiap judul tak terhubung, tapi saya menyarankan untuk membacanya secara berurut, karena menurutku tiap pemaknaan nya seperti beralur sampai kita menemukan sebuah kekuatan diri. Di dalamnya tergambar beberapa ilustrasi yang saya sendiri kurang memperhatikannya karena fokus ke isinya. _ Kekuraangan : Kemungkinan buku ini tidak cocok dibaca para laki-laki yang terkesan manusia logika, tapi sekali lagi itu hanya asumsi saja. _ Jika kamu mau pinjam area Palu sy izinkan membaca dengan jangka waktu 1 minggu plus berikan ulasannya setelah membaca agar kita bisa berbagi insight dari sudut pandang lain. 😉 @_retnobudiasih @bukuberjalan.id @bukumojok #bukumojok #reviewbuku #bukuberjalanid (di Kota Palu,Sulteng) https://www.instagram.com/p/CHDYGdzHy4H/?igshid=1a8sb94glsmem











