Buzzing Worm - Membumi di Jakarta
Sebuah lagu yang lahir secara berkala dalam pembuatan liriknya.
Pada bagian song 1
seperti baru kemarin,
kudekap pelukmu yang hangatkanku
ku tak sanggup menatap wajahmu lebih lama
saat ku bergegas untuk pergi
lirik ini dibuat pada tahun 2014 akhir, niatan awal adalah membuat lagu untuk perpisahan SMA, namun pada nyatanya tidak jadi, karena saya sudah disibukkan dalam menyunting film dokumenter sekolah saya.
waktu berlalu,
Jakarta di tahun 2017 awal, akhirnya saya menyelesaikan lagu ini secara utuh, di dalam kamar kosan yang waktu itu berisi empat orang kawan. Dengan berbagai referensi lagu, lirik, genre dan juga pengalaman selama tiga tahun di Jakarta. Saling berpadu-padan antara kerinduan, keriuhan dan sudut pandang orang luar Jakarta melihat Jakarta sebagai tempat bertahan hidup.
Dengan demikian song 2 tercipta, hingga akhir.
Kepulangan saya ke Kendari awal 2019, meniatkan untuk melakukan studio recording untuk lagu ini dengan mengusung nama baru “Buzzing Worm” namun didalamnya tetap berisi teman-teman dekatku dari band sebelumnya, “No Enrichment”. Proses rekaman dilakukan di studio rumahan, Mata Oleo Records yang digawangi oleh Elifas Sonaru. Saya juga baru kenal dengan Elifas (saya memanggilnya “El”) dari kawan. El lulusan dari ISI Yogyakarta, lulus dengan fokus gitar listrik yang kemudian pulang ke Kendari dengan membuka usaha recording.
Saya, Wiwit dan Shincan mulai melakukan latihan secara intens dan kemudian rekaman di Mata Oleo tercatat pada pertengahan bulan Februari tahun 2019.
Melakukan proses kreatif yang cukup panjang dan kemudian rilis pada tanggal 04 Agustus 2019 dan mendapat respon positif dari teman-teman di Kendari.
Sekarang saya masih dengan tidak terburu-buru menggarap materi lagu baru, biarkan terhempas kemana-mana, sampai akhirnya duduk dan mulai mengkomposisikan nada-nada.
Jakarta, 12/10/2019













