Ibu. Aku yakin kau pasti lebih tahu. Bahagia itu sederhana. Lihatlah mata bulat itu bu. Betapa polosnya aku, tak tahu betapa besar cintamu padaku. Dan aku lagi-lagi hanya bisa bersuara lewat tulisan ini. Jika ada yang memintaku untuk mengatakannya padamu, sungguh aku tak akan sanggup. Aku terlalu takut dan malu. Takut air mataku menetes. Dan malu, cintaku tidak ada apa-apanya dibanding milikmu Ibu. Berbeda denganmu Ibu. Kau tak akan pernah berpikir dua kali untuk memberikan yang terbaik untukku. Di rumah, di pasar, disetiap langkahmu terselip doa untukku. Sementara aku terus saja mengaku mencintaimu. Namun kau tak pernah memintaku untuk membuktikannya apalagi membalas cintamu. Pantaskah hanya sebatas terima kasih yang terucap? Aku ingin dipeluk ibu lagi seperti saat ku kecil. Lalu aku akan mengatakan dengan kejujuran dan tanpa rasa sungkan seperti anak kecil. Oh Ibu. Sebuah cinta yang tak pernah dicemburui Tuhan. Karena mencintaimu. Juga berarti mencintaiNya 🎓 #CALONSARJANA2019 🙏🙏🙏 (at Gunung gede pangrango - TNGGP)








