Test CPNS Kemenkumham
PNS merupakan pekerjaan yg dicita citakan gue semenjak lulus SMA. Waktu itu gue mencoba test masuk kuliah kampus kedinasan yaitu IPDN. Namun ketika sampai ketahap ke empat atau sebelom wawancara terakhir lebih tepatnya ketika test kesehatan gue tidak lolos kampus IPDN.
Setelah sekian banyak kampus negeri menolak, ketika agustus 2012 gue dinyatakan lolos di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta konsentrasi Perbankan Syariah. Dikampus ini lah gue menemukan jalan baru menuju kesuksesan, karena pada saat ini hal hal yg berbau syariah sedang naik daun di Indonesia ini, seperti asuransi syariah, wisata syariah, makanan halal, hotel syariah dll. Kesuksesan itu juga didukung oleh organisasi yg gue ikuti di kampus, yaitu Lingkar Studi Ekonomi Syariah (LiSEnSi) organisasi tingkat kampus yg tergabung dalam Forum Silaturahim Ekonomi Islam (FoSSEI) yg ruang lingkupnya organisasi mahasiswa se-Indonesia. Gue aktif di dua organisasi tersebut, dengan organisasi tersebut gue mengenal banyak teman baru dan dapat bertemu dengan tokoh tokoh ekonomi islam yg ada di Indonesia. Latar belakang tersebut lah gue yakin dan optimis bisa sukses dalam bidang ekonomi islam ini.
Setelah Lulus kuliah alhamdulillah gue langsung bekerja di Bank Syariah Bukopin, Bank syariah ke 5 yg ada di Indonesia. Disitu lah gue mengenal dunia kerja yg ternyata tidak seseru ketika gue mempelajari ekonomi islam. Gue di Bank Syariah Bukopin menjadi Marketing yaitu Account officer yg bertugas mencari, memproses dan memonitoring nasabah pembiayaan (Kredit).
Dengan target 15Milyar dalam setahun gue optimis bisa menggapainya, namun dalam perjalanan mencari nasabah satu saja sangat sulit hal itu dilakukan door to door ruko satu dengan lainnya, toko satu ke toko lainnya sampai satu gedung ke gedung lainnya. setengah perjalanan saya mulai turun semangatnya menjadi ekonom robbani, itulah slogan organisasi gue ketika kuliah. karena dari Account Officer itulah pintu berkarir di Bank.
Pertengahan tahun 2017 saya sudah frustasi setengah perjalanan kontrak kerja saya, target saya baru mencapai 550jt. Mulailah saya aktif datang dari jobfair satu ke jobfair lainnya untuk mencari pekerjaan baru. Setelah sekian lama mencari dan beberapa sudah test dan wawancara namun belum ada yg berhasil mendapat pekerjaan baru.
Bulan Agustus tahun 2017, umi mengabari bahwa ada test CPNS kementrian Hukum dan HAM. Dengan 4 kali test, diawali dengan test administrasi, beruntungnya gue ketika test administrasi dinyatakan lolos ke tahap berikutnya dimana teman teman satu jurusan dari kampus uin semuanya dinyatakan tidak lolos hal ini mungkin dikarenakan salah mengisi form online website BKN. Test ke dua yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD), secara jadwal gue ujian jam 15.00 hari rabu di bandung. namun realisasinya test di mulai jam 21.00, hampir semua temen temen satu kantor di Bank Syariah Bukopin tidak lolos di tahap ini karena pada tahap ini ada standar nilai yg harus di capai.
Test kedua adalah seleksi kompetensi bidang (SKB) pada saat test ini lah gua pesimis lolos CPNS Kemenkumham dengan alasan pada saat test ini nilai gua kecil karena materi yg diujikan berhubungan dengan hukum jauh dari background gue yaitu ekonomi islam. dari 100 soal saya hanya mampu menjawab 47 soal tidak sampai setengahnya. namun ternyata secara perhitungan test SKB ini nilainya di rata ratakan dengan hasil wawancara yaitu test terakhir. Ketika test Wawancara ini saya berusaha menjawab pertanyaan pewawancara dengan baik dan tidak over dalam menjawab pertanyaan pertanyaan yg diberikan. pada saat wawancara ini gue mendapat nilai yg cukup tinggi sehingga dapat menolong nilai SKB yg kecil tersebut.
Dari 4 kali seleksi tersebut gue hitung hitung nilai akhir gue dari total semua test adalah 66.414. ada beberapa temen temen di grup CPNS kemenkumham melakukan hitung cepat seperti di pilkada. untuk menghindari hal hal kecurangan. pada quick count tersebut gue berada di posisi 1300an alhamdulillah masih masuk dalam kuota 1700 formasi pria untuk Analis Keimigrasian Pertama.
Hampir sebulan para peserta menunggu hasil akhir pengumuman, tibalah tanggal 9 november 2017 gue dingatakan lolos CPNS Kemenkumham formasi Analis keimigrasian pertama pada urutan 1329. Alhamdulillah gue lolos meskipun dengan nilai yg cukup pas pasan. Tapi ada pepatah namanya rezeki tidak akan kemana mana. itulah yg gue rasakan selama test CPNS Kemenkumham ini, dengan usaha yg kurang maksimal namun pertolongan Allah sangat banyak dan tidak di sangka sangka dan juga berkat doa orang tua yg selalu mendoakan anaknya agar mempunyai nasib yg baik.













