Cerita Konyol
Masih bersama dia yang sama seperti sebelumnya. Pagi tadi kita bertemu di terminal kota Solo. Niatku menjemput dia yang barusaja tiba dari malang sebab test CPNS.
Pagi tadi kita emang harus bergegas, karena harus segera menuju tempat kerja. Kurang lebih pukul 05.30 waktu bagian Solo dan sekitarnya. Masih ada 1,5 jam sebelum memasuki jam kerja. Dalam waktu bebas itu harus terbagi untuk mengambil motor ke stasiun, sarapan, perjalanan menuju kost, mandi.
Obrolan pertama kita tau kalimat pertama yang kamu ucapkan adalah "mas aku lapar". Oke kita ambil motor ke stasiun baru sarapan kataku. Mau sarapan apa ? Tanyaku ! "Soto" jawabnya tegas seolah bener2 kepingin makan soto. Macam wanita ngidam anak pertama.
Setelah beberapa menit sampailah di stasiun, ambil motor di parkiran dan langsung mencari warung soto di sekitaran kota Solo. Cari dimana ? Tanyaku ! "Sambil jalan aja" jawabnya dengan maksud sambil cari warung yang ke arah kost di area UMS. Baiklah, warung 1,2,3,,,, dst. Kita berhenti dan putar arah di area Manahan, ada warung soto buka lengkap dengan penjualnya. Kami pun masuk, sambil bertanya. "Mas sotonya sudah ada?" "Belum mbak" jawab si penjual. "Baru ada ayam goreng" tambahnya. Laku aku berbisik, "gimana ?" "Baru ada ayam goreng" dia menjawab. "Kuah sotonya baru di rebus dan belum mendidih" imbuh dia. Sampai dia memastikan sendiri membuka panci soto itu. Lalu aku bertanya "Emang harus soto ya?" Tanyaku. "Iya laa" jawabnya sambil berpaling menuju motor untuk melanjutkan perjalanan.
Dari situ batinku berbicara "emang ada ya warung soto yang sudah siap di pagi2 gini" karena yang ku tahu, sarapan di perkotaan Solo itu adalah nasi liwet, nasi uduk. Ya sudahlah, aku coba pasrah dan menuruti.
Beberapa selang berjalan dan setelah melewati beberapa warung soto dengan jawaban yang sama yaitu "belum mateng mas" sampailah kita di warung pagi gerobak di pinggir jalan area kampus UMS. Menu yang di tawarkan adalah: soto lontong, soto kare, bubur ayam.
Dia bertanya "Mas mau apa ?" Aku jawab "Soto". "Iya soto apaa" ibuh dia. "Soto lontong" jawabku lagi. "Aku mau bubur ayam ah" kalimat yang cukup aneh ku dengar. Sembari bengong lalu tersenyum aku ke arahnya. Dalam hati ku ucapkan "bubur ayaaam ! Dari tadi muter2 cari warung soto, giliran ketemu yang di pesan bubur ayam! " Sabar, sabar dalam hatiku.
Setelah kejadian ini beberapa pelajaran buat para cowok yang di tuntut kesabaran nya menghadapi wanita. Apalagi wanita itu adalah kesayangan. Ya sih, aku sendiri begitu, harus sabar dan jika suatu saat aku di takdirkan dan di percaya menjadi imam keluarga ya harus lebih sabar lagi dari ini.
Aku yang semalaman nggak tidur nungguin dia, jemput di terminal Solo padahal aku dari Wonogiri. Dan sejatinya dia bawa motor sendiri tetapi di parkir di stasiun Balapan, aku yang khawatir takut dia terlambat masuk kerja. Nemenin cari sarapan "soto" itu tadi. Lalu memastikan dia sampai ke kost dengan selamat, adalah bukti bahwa ku sayang, ku cinta, dengan penuh kesabaran.
Entahlah kenapa aku bisa kepikiran nulis cerita ini, karena menurutku ini konyol dengan cerita soto itu. Semoga suatu saat bisa kita ceritakan pada anak2 kita nanti. Dengan cerita konyol kita berikutnya. :)
#ceritakonyol
#soto











