"TOXIC RELATIONSHIP"
Cerita kisah mereka tidak berbanding terbalik dari kisah yang pernah aku alami. Bedanya Laura dan Novia sudah tidak ada lagi di dunia ini, memilih untuk pergi dari dunia yang kejam ini. Aku memilih untuk bertahan hidup dan berjuang menjalani hidupku walau begitu banyak orang yang berbuat curang atas diriku dihari kemarin. Pilihanku berjuang hidup bukan untuk membalas dendam atau amarah, tapi aku berdiri disini saat ini untuk menunjukkan kepada siapapun itu bahwa aku kuat.
Aku pernah menjalani suatu hubungan begitu lamanya, mencintai, mengemis pada orang itu untuk bertahan, diselingkuhi, memaafkan, diselingkuhi lagi, berkorban jiwa dan raga, membuang begitu banyak waktu untuknya. Dengan kejam dipermalukan dan direndahkan oleh keluarganya. Tapi dengan kekuatan doa aku dan keluarga tidak pernah terbesit untuk membalas semua hal yang telah terjadi padaku. Aku memilih meredam emosi yang bergejolak didada, dengan doa kepada-Nya aku bisa kuat dan memperbaiki mentalku yang down saat itu. Tidak mudah untuk memperbaiki semua itu, butuh waktu yang lama untuk aku bertemu banyak orang dan kembali ceria lagi seperti sebelumnya. Hilang rasa percaya diri begitu juga percaya kepada orang lain. Tuhan sangat baik padaku, dia selalu punya cara untuk mengembalikan senyum yang hilang itu.
Hidup terus berjalan, waktu untuk mendendam tidak ku pergunakan dalam membalas perbuatan yang telah menyakitiku. Karena pembalasan adalah haknya Tuhan, bukan hak manusia. Ikhlas adalah obat paling ampuh untuk kembali berdiri lagi.
Saat mendengar cerita mereka, aku kembali berada diwaktu saat aku mengalami kejadian itu. Tidak ingin mengingat, tapi memori tentang itu terus melintas dibenakku. Diam, merenung, dan menangis, saat ingin ku pendam saja aku tak mampu.
Ada banyak pesan dari cerita ini. Jangan mencintai seseorang terlalu dalam sebelum kita mencintai diri kita sendiri. Mencintailah selayaknya, jangan berlebihan. Porsi mencintaimu yang berlebihan cukuplah pada Tuhanmu. Ketika kita mengalami toxic relationship (Hubungan yang tidak sehat/baik) menjauhlah perlahan. Karena kamu tidak akan selamat dalam menjalani hubungan seperti ini. Jangan coba-coba bertahan mencintai orang yang melakukan kekerasan, berkhianat, dan tidak bertanggung jawab. Kita perempuan berhak bahagia, jangan terlalu menggantungkan dirimu kepada seseorang itu. Sendiri lebih baik, ada banyak teman-teman yang menemani kamu kok. Semangat yah, jangan pernah sendiri untuk melalui permasalahan hidup. The sun will rise and shine again for u :)









