Pura-pura
Terkadang ada hal-hal yang mesti dipaksa untuk pura-pura. Entah perihal perasaan atau sesuatu tertentu yang menyangkut mental seseorang. Ada yang pernah jatuh, tetapi memaksa untuk bangun, bahkan berpura-pura kuat. Ada yang pernah merasa diasingkan, namun memaksa untuk bungkam, bahkan berpura-pura bertahan. Ada yang pernah dilukai berkali-kali, tetapi memaksa untuk terus mencintai, bahkan hingga rela diabaikan. Ada juga yang pernah dicaci, namun memaksa untuk tegar bahkan hingga menelan air matanya sendirian yang telah menjadi lautan.
Ada hal-hal yang bisa kita pura-pura-kan, Meski sakit, kadang itu adalah bagian dari pilihan beberapa orang. Hanya demi mempertahankan hubungan, menyelaraskan perasaan, merelakan lara, tidak ingin diasingkan, hingga orang-orang mulai mengorbankan perasaannya untuk itu semua. Padahal rasanya pasti sakit sekali. Tau kan rasanya berpura-pura?
Pura-pura itu boleh jadi pilihan, namun tidak selamanya bisa bertahan. Ingat, kamu tidak harus mengorbankan perasaanmu sendiri.
-Euforia Rasa












