Fire Within
Hai Februari. Begitulah pertama kali saya menyapa bulan ini. Rasanya sedikit nano-nano, antara semangat menyambut bulan baru dan sedikit khawatir akan hal yang akan saya lalui bulan ini. Selain jumlah hari kerja yang sedikit, bulan ini saya harus beberapa kali terbang keluar kota untuk mengikuti pelatihan tes tulis bagi lomba tingkat nasional seperti tahun lalu. Belum lagi, setiap hari jum'at akan tersita setengah hari untuk latihan tes tulis dan presentasi. Sungguh ada ragu yang tiba-tiba muncul, saya merasa mungkin salah satunya akan ada yang dikorbankan. Tahun lalu di bulan yang jumlah harinya normal, saya berhasil selamat dari target bulanan meskipun harus wira wiri kluar kota karena ada customer lama yang begitu baik dan melakukan registrasi pemasangan internet dibeberapa cabangnya. Untuk bulan ini saya berharap akan kembali ada keajaiban. Semoga.
Kewajiban tetaplah kewajiban begitu juga target akan begitu adanya. Berbekal kesuksesan menutup target dibulan januari lalu, saya optimis untuk bulan dengan jumlah hari yang sedikit tidak akan mempengaruhi saya dalam mencapai target. Memang ketika motivasi dan rasa optimis bersatu maka tidak ada hal yang tidak mungkin, terkecuali dengan adanya beban tambahan yang tidak kita prediksi sebelumnya. Yap bahwa dibulan februari saya harus bergelut melawan target serta harus menyelesaikan materi presentasi demi bergabung dalam sebuah even akbar skala nasional yang diadakan di ibu kota. Memang saya sudah memprediksikan hal ini akan terjadi, namun beban yang saya tanggunglah yang tidak saya kira akan sebesar ini. Mengejar target sembari menyelesaikan materi presentasi adalah dua hal yang sangat menyibukkan hari saya di kantor, tidak ada waktu senggang karena semua menuntut untuk diselesaikan tepat waktu.
Hari terbang begitu cepat, seperti tidak terasa. Sudah pertengahan bulan dan revenue yang saya hasilkan masih diangka jauh dari target. Kehawatiran yang sebelunya muncul diawal bulan berubah menjadi ke pasrahan, mungkin saya harus pasrah belum bisa mencapai target perusahan bulan ini. Tiga hari saya harus keluar kota, saat itu saya bertekad dalam hati setidaknya saya harus berhasil dalam lomba ini nanti, jadi saya sungguh-sungguh mempersiapkn tes tulis dan materi presentasinya.
Benar-benar bulan yang berat, saya menghela nafas berkali-kali, menjelang sehari pergantian bulan dan saya masih kurang sekitar 7jutaan menuju target perusahaan. Ooo... Februari sorry for not making it in your month.
Hari terakhir, saya berangkat lebih pagi. Sebelumnya saya katakan pada diri saya berkali-kali, "it's Okay, just this month. Who knows there's still a miracle..." menyemangati diri sendiri terkadang begitu sulit yaa saat hati tak mengamini karena logika menolak. Well, saya harus tetap semangat dan percaya akan keajaiban.
Untungnya sampai dimeja kerja, perasaan saya mulai membaik, mungkin karena rasa pasrah itu kali ya, jadi sedikit luruh bebannya. Saya mulai membukan data-data pelanggan lama, saya ingin memulai hari dengan menyapa mereka. Terkadang ngobrol dengan pelanggan yang sudah saya tahu dan mengingat saya bisa menjadi obat yang sangat manjur untuk membuat hari lebih menyenangkan. Dan itu benar terjadi, satu pelanggan lama yang saya hubungi ingin melakukan pemasangan. Bahagia membuncah rasanya, awal yang sangat baik untuk memulai hari. Saya jadi terpancing dan semangat saya naik seketika "let's try another", begitu hati berkata. kedua ketiga keempat, hal serupa tak terjadi. Tapi tak apa, semangat saya masih membuncah. Saya terus menghubungi data-data lama, dan disana ternyata deal kembali bermunculan. Ada rasa seolah tak percaya ketika segalanya terlihat lebih mudah, banyak yang berminat pemasangan ditempat lain dan beberapa yang sebelumnya belum terealisasi karena kendala jaringan, ternyata tetap bersedia untuk didaftarkan kembali saat saya cek jaringan sudah tersedia. What a day? rasanya berubah jadi penasaran, saya merasa seperti online pertama kali, begitu semangatnya. Dihati seperti berkata, "coba satu lagi, coba satu lagi..." rasanya benar-benar seperti candu.
Diujung hari, saya merasa benar-benar terberkati. Sehari itu, 7juta lebih saya dapatkan. Biasanya untuk mendapat 2 juta saja, begitu sulit dan entah dari mana, hari itu benar-benar amazing. God made it happen. Saya begitu bahagianya, keajaiban benar-benar ada. I thanks God really, it feels beyond my hand. and it's beyond my hand I think. Februari I can make it finally, thank you for being nice.
Sekali lagi bahwa keuatan motivasi dan optimis memang akan merubah segalanya, it’s fuckin real !!! :D
budiXlia @rainbowinthemorning















