Terimakasih, 12 Juni...
Sebenarnya banyak sekali kata terimakasih yang ingin aku suguhkan kepada 12 juni kali ini. tidak untuk mengharapkan belaskasih atau sekedar menarik simpati.
Aku; dengan usaha yang dikuatkan mimpi, merangkak meski kakinya digantungi beban malu.
Teruntuk 12 Juni yang baru saja berlalu: padamu pernah ku gantungkan mimpi setinggi harapan mentari akan bulan. padamu pernah ku tanam rindu sedalam perasaan.
Mungkin usahaku untuk menemui 12 Juni kali ini dinilai gagal. Aku kehilangan kesempatan, menghilangkannya karena ego yang kadung pecah.
Pada kenyataannya, rindu memang tidak sedikitpun mampu dikelabui. meski tangis sudah berhenti terisak, namun raga tetap merintih. merontakan aksara kematian setelah tanpamu.
12 Juni, terimakasih pernah memberiku kekuatan melawan diri sendiri. Terimakasih pernah menanam cinta meski belum sempat kusirami dengan baik. Terimakasih untuk manisnya suguhan pertemuan kala itu.
12 Juni, kepadamu ku titip dia yang sempat membuatku jatuh cinta sejatuh jatuhnya perasaan cinta.






