Kimse duymadan ölmeliyim.
Ağzımın kenarında bir parça kan bulunmalı.
Beni tanımayanlar
"Mutlak birini seviyordu" desinler.
Tanıyanlarsa "Zavallı,demeli,
Çok sefalet çekti"
Halbuki hakiki sebep
Bunlardan hiçbirisi olmamalı.
28/07/2023

seen from Austria
seen from China
seen from United States
seen from Germany

seen from Germany
seen from Austria
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Canada
seen from China

seen from Czechia
seen from China
seen from United Arab Emirates
seen from Germany
seen from China
seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from United States
Kimse duymadan ölmeliyim.
Ağzımın kenarında bir parça kan bulunmalı.
Beni tanımayanlar
"Mutlak birini seviyordu" desinler.
Tanıyanlarsa "Zavallı,demeli,
Çok sefalet çekti"
Halbuki hakiki sebep
Bunlardan hiçbirisi olmamalı.
28/07/2023
Dert, gizlice Allah’ı anmana vesile olacaksa, tüm dünya mülkünden daha değerlidir."
📌 Mevlana Celaleddin Rumi (ra)
Memandang langit Batavia yang seringkali tertutup kabut kerinduan membuat pikiran tak tenang. Entah apa yang sedang engkau pikirkan, wahai pikiran.
Untung saja dalam perjalanan jauh ini aku ditemani sebuah buku "Ayah..." karya Irfan Hamka. Buku ini berkisah tentang Buya Hamka di mata putra kelimanya, Irfan Hamka, dari mulai kehidupan masa kecil, remaja, dewasa, berkeluarga, hingga memiliki 12 orang anak.
Setiap membaca kisah di buku ini, ada saja inspirasi tulisan yang ingin aku tulis.
RINDU YANG HAKIKI #4
Sepeninggalan Ummi, Ayah (panggilan Irfan kepada Buya Hamka) lebih banyak tinggal di rumah. Ketika Ayah sedang sendiri, ia suka bersenandung "Kaba" dengan suara yang hampir tak terdengar.
Salah satu kebiasaan Ayah di malam hari, ia tak akan berhenti baca Al Qur'an sebelum ia mengantuk. Bisa 2-3 jam. Sehari Ayah bisa menghabiskan 5-6 jam membaca Al Qur'an.
Suatu waktu aku pernah bertanya kepada Ayah perihal kuatnya Ayah membaca Al Qur'an.
"Ayah... kuat sekali Ayah membaca Al Qur'an?" tanyaku.
"Kau tahu Irfan. Ayah dan Ummi telah berpuluh-puluh tahun lamanya hidup bersama. Tidak mudah Ayah melupakan kebaikan Ummi."
"Itulah sebabnya bila datang ingatan Ayah terhadap Ummi, Ayah mengenangnya dengan bersenandung. Namun, bila ingatan Ayah kepada Ummi itu muncul begitu kuat, Ayah bersegera mengambil air wudhu, sholat Taubat 2 raka'at, kemudian mengaji."
"Ayah berupaya mengalihkan dan memusatkan pikiran dan kecintaan Ayah semata-mata kepada Allah," jawab Ayah.
"Mengapa Ayah sampai harus melakukan sholat Taubat?" tanyaku lagi.
"Ayah takut... kecintaan Ayah kepada Ummi melebihi kecintaan Ayah kepada Allah."
***
Hikmah yang aku petik.
Saat ini mungkin dari kita ada yang sudah menikah atau mungkin masih jomblo, masih belum bertemu dengan pendamping hidup. Jangan terlalu rindu untuk dipertemukan. Yakinlah... kelak kita akan Allah pertemukan dan persatukan dengan jodoh terbaik.
Rindui jodoh kita sewajarnya, jangan berlebihan hingga melebihi rindu kita bertemu Allah Ta'ala.
Semoga kita semuanya dijaga pikiran, hati dan jiwanya oleh Allah Ta'ala agar selalu dekat dengan-Nya dan tidak berlebihan merindu selain kepada-Nya.
Batavia | 8 Desember 2019
Hakiki dost sıkıntılı zamanlarda, senin gurur ve izzet-i nefsini kırmadan, sana yardım edenlerdir.
Kemenangan yang hakiki adalah mengalahkan egoisme dan nafsu pribadi
“Kalp ebed-ül abada müteveccih açılmış bir penceredir.Bu fani dünyaya razı değildir.”
Nilüfer çiçeği, diğer adıyla Lotus. Osmanlıca sözlükte de neyl-ü fer. Kirli, pis kokulu ve çamurlu suyun dibinde yetişen bir güzel. Kökünü suyun derinliklerine salarak yüzeye çıkmayı başaracak kadar güçlü ve dirençli bir güzel.
"Allah'ım bizi senin sevginle rızıklandır.."