Tiga hari pertama libur lebaran di rumah, bapak dan mama selalu menanyakan pertanyaan yang sama, “mau makan apa? mau dimasakin apa?”. Sebenarnya bukan tidak mau dijawab, cuman ya sedang tidak mau makan apa-apa.
Tapi, setelah beberapa hari ditanya, akhirnya ya mau dijawab dengan minta dibelikan jagung titi. Tak disangka, jawaban itu direspon dengan luar biasa oleh mereka (bapak dan mama), yappp...... wajah bahagia yang diikuti dengan satu kantong plastik besar jagung titi yang dibeli dari pasar.
Dari jagung titi ini, aku paham sesuatu dari pertanyaan yang selalu mereka tanyakan, mereka hanya ingin menunjukkan rasa cintanya dengan membahagaikanku, Anaknya. Anaknya yang sudah cukup lama tidak mereka penuhi keinginannya. bukan karena tidak mampu, tapi anaknya yang lupa buat meminta hehehehe…
Mereka juga mau menunjukkan rasa cintanya, tapi mereka bingung karena anaknya juga lagi mode bodoh yang tidak tahu bagaimana membahagiakan dirinya sendiri.
Mungkin nih ya, membiarkan orang yang mencintai kita untuk menunjukkan rasa cintanya, justru akan membuat kita merasa bahagia dan berharga. bahagia dan berharga, sesuatu yang kadang sulit untuk kita temukan sendiri.








