Maen Congkak. Ada yg menyebutnya congklak, dakon, sungka (filpina), cangka (sri lanka), tungkayon (thailand), di sulawesi disebut makaotan, maggaleceng, aggaleceng, maupun nogarata. Foto : d'Athri Kasih Festival Permainan Rakyat Riau Tadi pagi (10/8/2017) di Taman Sri Gemala Dinas Kebudayaan Prov. Riau. Repost @saujanariau "Congkak" adalah permainan rakyat yang sudah berkembang lama di kawasan Melayu dengan sebutan berbeda-beda. . . Di Malaysia dan beberapa daerah Kepulauan Riau dikenal dengan Congkak, di Filipina disebut sungka, di Srilanka dikenal dengan cangka, di Thailand tungkayon dan di beberapa daerah lain di Indonesia seperti Sulawesi disebut mokaotan, maggaleceng, aggalacang dan nogarata. Ada juga yang menyebutnya congklak seperti daerah-daerah yang ada di pulau Jawa. . . Congkak berasal dari Timur Tengah yang menyebar di Asia Tenggara, terutama di kerajaan Malaka melalui dunia perdagangan. Permainan ini berkembang pada masa kesultanan Malaka pada abad ke-15 yang dimainkan oleh keluarga istana seperti putri-putri raja. . . Dalam perkembangannya, congkak sudah dikenal di daerah Tanjung Pinang pada awal abad ke-17 sampai 18 masehi. . Dan dalam menyambut ulang tahun Provinsi Riau ke 60, Dinas Kebudayaan Provinsi menggelar Festival Permainan Rakyat yang didalamnya ada perlombaan Congkak. Dan perlombaan ini dilaksanakan di Taman Gemala tepatnya di belakang gedung Museum Sang Nila Utama hari ini 10 Agustus 2017. . . Sumber: melayuonline.com . . #saujanariau #permainanrakyat #warisanbudaya #HUTRiau #ayokeriau