bringing a note from my marja' to sex like look babe i asked seyyed reza hosseini nassab and he said puppygirls are essentially najis i hope you're ready to get ritualistically impure
seen from Australia
seen from Yemen

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Yemen
seen from United States

seen from Croatia
seen from Finland
seen from Canada

seen from United States

seen from Canada
seen from Malaysia
seen from Indonesia
bringing a note from my marja' to sex like look babe i asked seyyed reza hosseini nassab and he said puppygirls are essentially najis i hope you're ready to get ritualistically impure
Forcing Your Position on Others
“And there is no one from the Imāms except that he has sayings and actions that are not to be followed alongside the fact that he not to be vilified or debased due to them - and as for these sayings and actions, then they are not known to be in clear-cut or absolute contradiction to the Book and Sunnah, rather they are issues of ijtihād regarding which there is differing amongst the people of knowledge and īmān - So it is even possible that these affairs may be qaṭʿiyyah (clear-cut) issues for some to whom Allāh has made the truth clear (since the truth is one), however it is not allowed for him to make binding upon the people that which is clear to him but not clear to them.” وَمَا مِنْ الْأَئِمَّةِ إلَّا مَنْ لَهُ أَقْوَالٌ وَأَفْعَالٌ لَا يُتَّبَعُ عَلَيْهَا مَعَ أَنَّهُ لَا يُذَمُّ عَلَيْهَا وَأَمَّا الْأَقْوَالُ وَالْأَفْعَالُ الَّتِي لَمْ يُعْلَمْ قَطْعًا مُخَالَفَتُهَا لِلْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ بَلْ هِيَ مِنْ مَوَارِدِ الِاجْتِهَادِ الَّتِي تَنَازَعَ فِيهَا أَهْلُ الْعِلْمِ وَالْإِيمَانِ؛ فَهَذِهِ الْأُمُورُ قَدْ تَكُونُ قَطْعِيَّةً عِنْدَ بَعْضِ مَنْ بَيَّنَ اللَّهُ لَهُ الْحَقَّ فِيهَا؛ لَكِنَّهُ لَا يُمْكِنُهُ أَنْ يُلْزِمَ النَّاسَ بِمَا بَانَ لَهُ. Ibn Taymiyyah, Majmūʿ al-Fatāwá 10/383 ابن تيمية، مجموع الفتاوى ١٠/٣٨٣ http://shamela.ws/browse.php/book-7289/page-4963 Telegram: https://t.me/ilmtest Twitter: https://twitter.com/ilmtest_ Instagram: https://instagram.com/ilmtest Facebook: https://facebook.com/ilmtest Tumblr: https://ilmtest.tumblr.com Website: https://www.ilmtest.net
Maklumat Sepihak atau Ijtihad Ilmiah? Refleksi Hisab, Rukyat, dan Peluang Keserentakan Idul Adha 1447 H
SURAU.CO – Pendahuluan, Menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, kembali muncul diskursus yang menarik di tengah umat Islam Indonesia: apakah perayaan Idul Adha akan dilaksanakan secara serentak atau kembali berbeda sebagaimana tahun-tahun sebelumnya? Sebuah “maklumat sepihak” yang beredar menyebutkan bahwa Idul Adha 1447 H sangat berpeluang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, dengan…
Perspektif Ulama Nusantara: Ijtihad dalam Bingkai Kebersamaan
SURAU.CO – Tradisi keilmuan Islam Nusantara sejak awal tidak pernah memisahkan antara keteguhan beragama dan tanggung jawab sosial. Para ulama besar Indonesia justru menempatkan perbedaan ijtihad dalam bingkai persatuan umat dan ketertiban masyarakat. Dalam konteks penentuan awal bulan Hijriah, pandangan ini menemukan relevansinya yang kuat. Buya Hamka, dalam berbagai tulisan dan tafsirnya,…
Ijtihad: Jalan Dinamis Menjawab Tantangan Zaman
SURAU.CO – Dalam kehidupan manusia yang terus berkembang, muncul berbagai persoalan baru yang belum pernah ada pada masa Nabi Muhammad SAW. Perubahan zaman, kemajuan teknologi, dan dinamika sosial menimbulkan tantangan baru dalam memahami serta menerapkan hukum Islam. Dalam situasi seperti inilah ijtihad menjadi sangat penting. Ijtihad hadir sebagai solusi yang dinamis untuk menjawab kebutuhan…
Mengapa Al-Waraqāt Tetap Diajarkan Hingga Kini? Menelusuri Keabadian Sebuah Kitab Ushul
Surau.co. Dalam dunia keilmuan Islam, kitab Uṣūl al-Fiqh al-Waraqāt karya Imām al-Ḥaramayn Abū al-Ma‘ālī al-Juwaynī adalah karya kecil yang memiliki pengaruh luar biasa besar. Frasa kunci kitab Uṣūl al-Fiqh al-Waraqāt kerap muncul di berbagai madrasah, pesantren, dan universitas Islam di seluruh dunia, bahkan lebih dari seribu tahun setelah penulisnya wafat. Kitab ini bukan sekadar teks akademik,…
Ilmu Ushul Fikih sebagai Jalan Menuju Kearifan: Membaca Al-Waraqāt dengan Hati dan Akal
Surau.co. Dalam kitab Uṣūl al-Fiqh al-Waraqāt karya Imām al-Ḥaramayn Abū al-Ma‘ālī al-Juwaynī, ilmu ushul fikih digambarkan bukan sekadar perangkat hukum, melainkan jalan menuju kearifan dalam memahami kehendak Allah. Frasa kunci kitab Uṣūl al-Fiqh al-Waraqāt menjadi pusat pembahasan penting tentang bagaimana akal dan hati dapat bersinergi untuk menggali hukum syar‘i tanpa kehilangan ruh…
Meniti Jalan Ijtihad: Syarat dan Adab Mujtahid dalam Pandangan Al-Waraqāt
Surau.co. Dalam kitab Uṣūl al-Fiqh al-Waraqāt karya Imām al-Ḥaramayn Abū al-Ma‘ālī al-Juwaynī, konsep ijtihād menjadi puncak dari perjalanan intelektual seorang faqih (ahli fikih). Kitab ini tidak hanya menjelaskan hukum-hukum dasar usul fikih, tetapi juga menggambarkan siapa yang berhak melakukan ijtihad dan bagaimana adab seorang mujtahid dalam berfatwa. Frasa kunci kitab Uṣūl al-Fiqh…